Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan (Aher) mengatakan saat ini tengah merancang pembangunan tiga ruas tol baru yang akan mempermudah akses ke Pelabuhan Patimban, Bandara Internasional Kertajati dan Geopark Ciletuh. Selain itu, satu ruas tol lainnya yang juga menjadi prioritas untuk dibangun adalah Tol Cigatas (Cileunyi-Garut-Tasikmalaya). “Usulan tol baru itu sedang kita bahas. Yaitu Tol Cipali-Patimban, Tol Bandara Kertajati-Cipali dan Tol Jagoratu (Jakarta-Bogor-Pelabuhan Ratu) yang menjadi akses utama ke kawasan Geopark Ciletuh serta Tol Cigatas yang menjadi penghubung kawasan Bandung Raya dan priangan timur,” ujar Aher kepada wartawan di Gedung Sate, Jalan Diponegoro Bandung, Senin (6/3/17).

Aher menjelaskan tol penghubung ke Pelabuhan Patimban akan dibangun sepanjang 20 kilometer. Jalan tol tersebut merupakan persimpangan (interchange) dari Tol Cipali menuju Pelabuhan Internasional Patimban, Subang. Begitu juga dengan rencana tol menuju Bandara Kertajati, Majalengka. Pemprov merancang ada persimpangan dari Tol Cipali menuju Kertajati yang akan dibangun sepanjang tujuh kilometer. Sedangkan untuk Tol Jagoratu, sambung Aher,  yang menghubungkan Jakarta-Sukabumi-Pelabuhan Ratu itu akan dibangun sepanjang 50 kilometer. Tol Jagoratu juga akan terhubung dengan Tol Bocimi (Bogor-Ciawi-Sukabumi) yang saat ini tengah dalam tahap pembangunan. “Bocimi kan sedang dikerjakan. Ciawi ke Lido (Bogor) 2017 ini selesai. Dari Lido nanti ada belokan ke arah Pelabuhan Ratu. Itulah Jagoratu,” ujar orang nomor satu di Jawa Barat itu.

Dengan adanya akses Tol Jagoratu tersebut, Aher mengklaim perjalanan menuju kawasan Geopark Ciletuh akan lebih cepat. Bila biasanya perjalanan bisa menghabiskan waktu 6-9 jam, dengan adanya tol itu, maka perjalanan bisa ditempuh hanya dengan waktu 1-2 jam. “Dengan demikian, diharapkan semakin menarik minat wisatawan untuk datang ke kawasan Geopark Ciletuh karena aksesnya jadi lebih mudah,” tambah Aher.

Tol Garut Tasik Belum Masuk PUPR

Disinggung kapan ketiga tol baru itu mulai dikerjakan, Gubernur mengaku masih membahasnya. Termasuk juga anggaran yang harus disiapkan untuk pembebasan lahan dan sebagianya. “Anggarannya masih dibicarakan. Kalau konstruksi kan orang (investor) pada mau. Yang biasa agak sulit adalah pembebasan lahan,” ungkapnya.

Disamping tiga tol tersebut, Pemprov Jabar juga tengah mematangkan rencana pembangunan Tol Cigatas. Keberadaan jalan tol yang menghubungkan kawasan Priangan Timur seperti Garut, Tasikmalaya, Ciamis, Banjar dan Pangandaran dengan kawasan Bandung Raya ini sangat mendesak. Terlebih, jalur Tasikmalaya-Bandung menjadi langganan kemacetan parah setiap kali musim mudik lebaran dan akhir pekan.

Kepala Dinas Bina Marga dan Tata Ruang Provinsi Jabar, M Guntoro mengatakan di luar Tol Jagoratu yang masih jauh, ia memastikan Kementerian PUPR akan menyetujui Tol Subang-Patimban, Tol BIJB Kertajati dan Tol Cigatas. Khusus Cigatas, karena pada 2016 lalu tidak masuk, ia berharap pada tahun ini pemerintah pusat memberikan perhatian serius. “Kemarin Cigatas enggak masuk-masuk, padahal sudah ada proses. Semoga tahun ini masuk,” ujar Guntoro.(Yuska Apitya)

loading...