SERANG TODAY – Tim penjemputan mendata ada 16 orang warga Banten yang berada di Sentani, Jayapura, Papua. Ke-16 orang tersebut saat ini masih berada di posko yang dibentuk Pemprov Banten di Sentani.

Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banten Kusmayadi yang saat ini berada di Jayapura mengatakan timnya membuat pos pengungsian di Masjid Aqsa, Sentani. Pendataan masih dilakukan untuk mencari warga Banten yang masih tersebar di wilayah Jayapura yang ingin pulang karena kondisi keamanan.

“Ada 16 orang yang telah terdata di wilayah Sentani. Sebanyak 9 warga asal Kota Serang dan 7 warga asal Kabupaten Serang,” kata Kusmayadi dalam keterangan ke wartawan di Serang, Banten, Kamis (3/10/2019).

Dari informasi yang dihimpun, menurut Kusmayadi, masih ada warga Banten di Wamena, Waena, dan Abejaya. Sementara itu, ada informasi enam warga Banten yang masih berada di Wamena. Mereka sedang berupaya dievakuasi ke posko di Sentani.

“Sedangkan yang sudah terkumpul sedang dilakukan validasi administrasi untuk kepulangan,” ujarnya.

16 Warga Banten di Jayapura Siap Dipulangkan, Lainnya Masih DicariTim penjemputan warga Banten di Sentani, Papua. (Dok. Pemprov Banten)

Dikutip dari Detik.com, dia menjelaskan, tim dari Pemrov Banten dibantu oleh pihak keamanan setempat. Ia menyampaikan bahwa pengungsi dari Banten yang saat ini di posko dalam keadaan baik. Mereka ke Papua bekerja sebagai penjual bubur, penjual remote, dan guru.

Tim rencananya berada di Jayapura sampai Senin (7/3) pekan depan sambil mencari warga Banten yang masih ada di Papua. (Carfine/net)

loading...