JAKARTA, Today – Timnas Indonesia U-23, Aji Santoso akhirnya merilis 20 pemain yang disiapkan untuk bermain di SEA Games 2015 di Singapura. “Tadi malam kami telah mengumumkan beberapa pemain yang tidak berangkat ke Singapura. Ada empat pemain yang tidak dibawa,” kata Aji Santoso. Dalam konferensi pers tersebut, empat pemain yang terpental dari skuat adalah mantan kiper timnas U-19, Ravi Murdianto. Sementara tiga pemain lain adalah Hendra Bayauw, Safri Al Irfandy dan Zaenuri. “Selain itu kebutuhan tim. Khusus untuk Hendra Adi Bayauw kami terpaksa mencoret karena mengalami cedera,” jelas pelatih asal Malang tersebut. Alhasil, Timnas U-23 telah mencoret empat pemain. Saat ini, tersisa 20 pemain yang akan menjalani training center (TC) sampai 28 Mei mendatang. Dalam masa TC ini, Aji menilai perlu melakukan sekali uji coba lagi untuk mendongkrak kekompakan dan kerja sama. “Kami akan melakukan uji coba 27 Mei nanti. Lawannya klub amatir saja, ini masih nyari-nyari klubnya siapa,” kata Aji, Minggu (24/5). Pelatih asal Malang tersebut ingin melihat sejauh mana hasil evaluasi timnya pasca beruji coba melawan Malaysia U-23 pada 21 Mei lalu. Dia menyebut, ada sedikit pembenahan di lini belakang. Melawan tim amatir diperlukan karena Aji yakin skuat Garuda Muda mampu menang. Dia. Berharap gol yang diciptakan pun banyak agar pemain semakin percaya diri menuju SEA Games 2015 Singapura pada 2 Juni mendatang.

KOI Minta Timnas Tunda Keberangkatan

Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Rita Subowo menyarankan Timnas Sepak Bola U-23 Indonesia menunda keberangkatan ke SEA Games Singapura 2015. Alasannya, tim sepak bola lebih baik menunggu kejelasan tentang jadi atau tidaknya Indonesia mendapat sanksi dari Federasi Asosiasi Sepak Bola Internasional (FIFA). Rita menyatakan, penundaan itu merupakan langkah yang lebih baik diambil daripada Timnas Indonesia U-23 tak diakui panitia pelaksana SEA Games Singapura. Menurutnya, saran itu juga sudah didasari komunikasinya dengan Presiden Komite Olimpiade Asia Tenggara (SEAG), Charouck Arirachakaran. “Saya komunikasi via telepon dengan beliau dan menyatakan, kalau bisa ditunda keberangkatannya. Saya juga sudah berkomunikasi dengan coach Aji Santoso dan Joko Driyono, jangan sampai sudah jatuh sanksi atlet kita di sana,” tegas Rita dalam konperensi pers PWI Pusat di Hotel Century, Jakarta, Minggu (24/5). Timnas U-23 dijadwalkan berangkat pada 29 Mei. Sedangkan jadwal laga perdana Timnas Indonesia adalah pada 2 Juni melawan Myanmar. Namun, Rita mengingatkan bahwa Charaouk justru mengungkapkan panitia pelaksana SEA Games khawatir bakal disanksi jika menerima Timnas Indonesia U-23. Sebab, negara lain peserta SEA Games tentu tak mau bertanding dengan tim yang tak diakui. “Panitia pelaksana SEA Games takut disanksi. Negara lain juga tidak mau bertanding dengan negara yang disanksi,” imbuh Rita.

(Imam/net)