Untitled-7BOGOR TODAY  –  Langkah aparat keamanan di Kota Bogor untuk menyapu praktik premanisme di Kota Bogor mulai digeber kembali. Aparat gabungan dari Polres Bogor Kota, Brimob Pelopor II, TNI, Polisi Militer, POM AU dan Satpol PP Kota Bogor kembali menyisir sejumlah pangkalan balap liar dan tawuran. Operasi gabungan dimulai sekitar pukul 00:00, Minggu (24/5/2015). Titik rawan kekerasan dan balapan seperti Bale Binarum, Bantarjati, Jembatan Cinta dan Jalan Padjajaran. Palu komando dipegang oleh Kabag Ops Polres Kota Bogor, Kompol Ricardo Codrat Yusuf. Perwira melati satu itu menjelaskan, operasi ini bakal rutin dilakukan untuk menggebuk mundur seluruh elemen yang mengaku dirinya “Pang Jagoan” di Kota Bogor. “Operasi ini rutin dijalankan minimal seminggu sekali terutama jika ada gerakan-gerakan yang mengganggu keamanan dan ketertiban,” ujarnya kepada BOGOR TODAY, saat menyisir Bale Binarum, dini hari kemarin. Dari hasil penyisiran, aparat mencokok 21 anak dibawah umur yang memegang palu arit. Ketika sedang dilakukan pengejaran oleh anggota kepolisian tidak sedikit yang berhasil melarikan diri dengan cara mengebut, masuk ke gang-gang, dan juga ada tiga orang yang lari dengan cara menceburkan diri ke sungai. Bahkan, salah seorang aparat sempat mendapat perlawanan yakni disabet samurai pelaku sebelum akhirnya diciduk. “Jangan main-main di Kota Bogor. Kami Polisi dan TNI akan kompak membabat seluruh preman-preman,” ancam Ricardo, mengingatkan.

(Guntur Eko Wicaksono)