HL-(2)

LAGA final turnamen sepakbola Genteng Cup Open 2015 bakal ditutup dengan gelaran wayang golek dan masuk dalam rangkaian acara Hari Jadi Bogor (HJB) ke 533

Oleh : ADILLA PRASETYO WIBOWO
[email protected]

Turnamen sepakbola wilayah antar klub Genteng Cup Open 2015 ini monerahkan sejarah tersendiri di Kota Bogor. ini merupakan kali pertama turnamen sepakbola antar klub yang masuk dalam rangkaian Hari Jadi Bogor (HJB) ke- 533. “Nanti pas di acara final, penutupannya digelar wayang golek. Jadi gelaran wayang golek yang sebelumnya digelar di Balaikota Bogor sebagai rangkaian HJB, pelaksanaannya dipindahkan ke Kelurahan Genteng dan dibarengkan dengan final,” kata Ketua Panitia, Anen kepada BOGOR TODAY, Jumat (22/5/2015). Turnamen yang diikuti oleh 40 klub dari wilayah Bogor Raya tersebut berakhir pada Minggu (7/6/2015). Dengan menggunakan sistem setengah kompetisi, turnamen keempat yang digelar Kelurahan Genteng tersebut baru saja menyelesaikan babak penyisihan. Selanjutnya, untuk babak 16 besar bakal digelar Minggu (24/5/2015) yang mempertemukan antara Putra Lengis FC kontra Montecarlo FC. Babak 16 besar ini bakal dihelat selama empat hari, dimana dalam satu hari digelar dua pertandingan yang mempertemukan empat klub. “16 tim yang berhasil lolos ke babak 16 besar ini, kita ambil dua klub dari masingmasing grup. Kontestan sebanyak 40 klub kita bagi menjadi delapan grup di babak penyisihan,” lanjutnya. Laga terkahir babak penyisihan grup yang digelar Jumat (22/5/2015) mempertemukan antara tim tuan rumah Genteng A berhadapan dengan Putra Mandiri. 2 x 45 menit laga yang dimainkan berakhir dengan skor imbang 1-1. Tim tuan rumah mengawali keunggulan di menit 45 babak pertama, jelang turun minum melalui sepakan Farid yang mengenakan nomor punggung (8). Namun pada babak kedua, waktu baru berjalan empat menit, Putra Mandiri mampu menyamakan kedudukan lewat sontekan Denis dengan nomor punggung (5). Denis yang berada di sisi kanan gawang dengan tenang mendorong bola muntahan dan meluncur ke mulut gawang. Permainan terbuka dengan mengandalkan serangan langsung dari sisi tengah lapangan diperagakan oleh tim tuan rumah. Sedangkan tim lawan banyak mengandalkan umpan-umpan lambung. Di sisa sepuluh menit babak kedua, tim tuan rumah mulai terlihat kelelahan. Putra Mandiri memanfaatkan momen tersebut dan banyak melakukan tekanan, sayang umpan-umpan matang yang tercipta masih mampu ditahan oleh libero tim Genteng A. Skor imbang bertahan hingga peluit panjang akhir pertandingan dibunyikan. (*)