Berita-2-(crop)-(1)

BOGOR, Today – Melan­jutkan kesuksesan mera­jai pertandingan di Yog­yakarta beberapa waktu lalu, Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) Kota Bogor kembali mengirimkan 40 at­let juniornya untuk berlaga di Kejuaraan Daerah (Kejurda) tingkat pelajar.

Peltih Judo PJSI Kota Bogor, Yudi Wahyudi mengatakan bah­wa dalam Kejurda yang bakal digelar Minggu (14/6/2015) akan dikirimkan 40 orang atlet judo usia pelajar. Para atlet yang dikirimkan dengan kisaran usia Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA).

“PJSI Kota Bogor memang rutin mengirimkan atlet dalam setiap kejuaraan yang digelar. Kami tidak menargetkan mere­ka untuk bisa meraih gelar juara atau menyabet medali. Namun titik beratnya lebih kepada me­nambah jam terbang bagi para atlet,” katanya kepada BOGOR TODAY, Jumat (29/5/2015).

Baca Juga :  Kepulangan Eriska Agustina Atlet Tarung Drajat Asal Cisarua Peraih Medali Emas di PON XX

Dikatakannya, bagi seorang atlet beladiri yang memegang peranan penting untuk bisa menjuarai pertandingan dalam sebuah turnamen, kuncinya ada di jam terbang atlet. Bukan pada tingkat penguasaan jurus buah dari latihan rutin.

“Walaupun atlet sudah menguasai semua jurus hingga mendekati sempurna, tapi dia tidak pernah terjun dalam per­tandingan, akan sama saja. Jus­tru jam terbang yang memegang peranan kunci,” ujarnya.

Baca Juga :  Atlet Kabupaten Bogor Kembali Sumbang 29 Medali Emas di PON XX Papua

Pasalnya, lanjut Yudi, dalam pertandingan, mental seorang atlet bakal terasah dan terben­tuk secara matang. Kekuatan mental inilah yang akan menen­tukan kemenangan bagi sang atlet. Seperti yang telah dibuk­tikan oleh atlet-atlet senior PJSI Kota Bogor yang saat ini naman­ya harum hingga kancah inter­nasional.

“Saya optimis dengan bakat yang dimiliki, mereka bisa men­jadi atlet berprestasi di usia emasnya nanti. Asalkan mereka berlatih secara rutin dan tertib serta mengantongi jam terbang yang tinggi di berbagai kejuara­an hingga tingkat internasion­al,” pungkasnya.

(Adilla Prasetyo Wibowo)