terminal-baranangsiang122

BOGOR TODAY – Nasib Terminal Baranangsiang mulai terawang. Kemarin, pertemuan antara pihak pemerintah Kota Bogor dan PT. Pancakarya Grahatama Indonesia (PGI) dalam membahas kelanjutan optimalisasi terminal Baranangsiang, dilancarkan. Pertemuan yang digelar di kantor Bappeda Kota Bogor itu dihadiri sejumlah SKPD, TP4 dan Tim Ahli Bangunan dan Gedung (ABG), serta perwakilan pihak ketiga PT PGI, Selasa (12/5/2015). Dalam pertemuan diketahui, kedua belah pihak antara Pemkot Bogor dan PT PGI sudah bulat agar pembangunan megaproyek optimalisasi terminal Baranangsiang segera direalisasikan dan diwujudkan. Pemkot Bogor bersama tim yang dibentuknya (TP4 dan ABG) juga sepakat bahwa permasalahan optimalisasi terminal Baranangsiang harus segera dituntaskan, tanpa melihat track record perjalanan sebelumnya. Ketua TP4 Kota Bogor, Yayat Supriyatna mengungkapkan, hasil rapat semua tim yang dilakukan bersama pihak ketiga, akan mengkaji dan membahas lebih mendalam untuk segera membangun dan mewujudkan optimalisasi terminal Baranangsiang. “Kita akan membahasnya secara menyeluruh secara terbuka dan transparan terkait kelanjutan optimalisasi terminal Baranangsiang. Semua catatan maupun koreksi dari tim akan dibahas dalam rapat-rapat secara kontinyu,” kata Yayat. Pertemuan antara Pemkot Bogor dan PT. PGI juga akan intensif agar optimalisasi segera di wujudkan dan pembangunan terminal segera direalisasikan. Terkait perencanaan pembangunan di terminal, tim akan mencoba melihat pembanguna terminal dari perspektif warga Bogor, karena jangan sampai pembangunan terminal kedepan itu menghilangkan indetitas maupun icon yang ada di Kota Bogor, seperti contohnya keberadaan Tugu Kujang, jadi pembangunan terminal harus mengandung nilai estetika dan ramah lingkungan. Dalam mempercepat proses penyelesaian dan kesepakatan mewujudkan optimalisasi terminal semuanya sepakat akan mengedepankan win win solution serta menampung seluruh aspirasi yang ada dengan duduk bersama antara tim konsultan dari PT. PGI dengan tim Pemkot Bogor. Semuanya akan dibahas bersama sama sesuai aturan koridor hukum. Berdasarkan amanat dari DPRD pada rapat paripurna LKPJ kemarin, maka tidak ada alasan lagi bagi Pemkot Bogor untuk segera menuntaskan masalah optimalisasi terminal Baranangsiang. “Semuanya akan dibahas secara mendalam. Perencanaan dan pembahasan terkait optimalisasi terminal Baranangsiang juga akan dilakukan secara terbuka dan transparan. Kita akan bersama sama menyelesaikan permasalahan optimalisasi terminal ini, antara Pemkot Bogor dan PT. PGI. Jadi saat ini yang harus diperkuat adalah, bagaimana kita bersama-sama mewujudkan pembangunan optimalisasi terminal Baranangsiang dan meninggalkan semua permasalahanpermasalahan terdahulu yang menyangkut konflik di terminal,” tegasnya. Sementara itu, Kepala DLLAJ Kota Bogor, Achsin Prasetyo menuturkan, rapat bersama antara Pemkot Bogor dengan PT. PGI dalam rangka menyamakan persepsi terkait langkah langkah yang akan dilakukan untuk menyelesaikan optimalisasi terminal Baranangsiang. “Untuk sementara pembahasan masih secara umum, dan masih melakukan komunikasi awal antara tim Pemkot Bogor dan PT. PGI. Dari Pemkot Bogor ada 20 orang yang tergabung dalam tim bersama. Nanti kedepannya rapat rutin akan terus dilakukan untuk mencapai kesepakatan bersama,” singkatnya. Corporate Secretary PT. PGI, Firman Dwinanto sangat mengapresiasi langkah yang dilakukan pihak Pemkot Bogor dengan tim TP4 dan tim ABG. Pertemuan yang dilakukan juga sangat positif dalam upaya mewujudkan pembangunan optimalisasi terminal Baranangsiang. “Kami sangat mengapresiasi Pemkot Bogor dan tim TP4 serta tim AGB. Mereka sangat terbuka dan siap mmebahas kelanjutan optimalisasi terminal ini. Prinsip kami selain mengapresiasi, juga menyambut baik pertemuan hari ini maupun rapat lanjutan kedepannya. Tadi juga sudah ada pembahasan bahwa akan mempercepat pembangunan optimalisasi terminal Baranangsiang, dan kami berharap semoga segera diwujudkan,” ungkapnya.

Baca Juga :  Berkas Perkara Kasus Pembacokan Pelajar Masih di Kepolisian, Kajari Kota Bogor : Kami Akan Bicarakan Aspek Hukumnya