Berita-2-(1)

BOGOR, Today – Cabang olahraga (cabor) Bulutangkis Kabupaten Bo­gor yang berlaga di ajang kejuaraan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Jawa Barat ( Jabar) berhasil memenuhi target dan meraih medali.

Satu medali emas dan satu med­ali perak dipersembahkan oleh atlet muda Bumi Tegar Beriman. “Mer­eka mempertontonkan permainan yang sangat apik. Sejak set pertama sudah terjadi kejar-kejaran angka. Saya bangga dengan raihan terse­but yang mengharumkan nama Ka­bupaten Bogor,” kata Kepala Seksi P2OR Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bogor, Dedi Supriyadi.

Para atlet peraih medali antara lain Tryharyanto, siswa SMAN 1 Babakan MAdang yang menyum­bangkan medali emas dan Annisa Octavia yang menyumbangkan medali perak. Tryharyanto berhasil menundukkan atlet asal Kota Band­ung, Septian Dwi Mulyana.

Meski raihan perolehan medali diluar target Kabupaten Bogor, pi­haknya tetap mensuport kepada seluruh atlet di setiap cabor agar ti­dak patah semangat. “Raihan akhir medali O2SN tingkat SMA diluar target, yaitu empat medali emas. Cabor lainnya yang belum meraih medali masih mempunyai kesem­patan pada tahun depan. Persiapan harus lebih maksimal, dan buday­akan disiplin,” lanjutnya.

Lebih lanjut dikatakan Dedi, ca­bor yang potensial untuk mendulang medali dalam Kejurda tersebut, yak­ni cabor bulutangkis dan catur. “Ca­bor bulutangkis dan catur memang unggulan. Semoga mereka bisa tampil lebih baik, dan pulang den­gan membawa medali,” ucapnya.

Selain bulutangkis, lanjutnya, cabang olahraga catur berpeluang meraih medali. Dua atlet Mahdi Kurniadi, siswa SMAN 1 Cijeruk, dan Angela Natsya siswi SMAN 1 Cileungsi mampu mengalahkan la­wannya di babak penyisihan. “Ha­rapan meraih medali terbuka, saya harap para atlet Kabupaten Bogor tetap fokus,” lanjutnya.

Sementara itu, pada pelaksa­naan hari kedua tingkat SMA, ca­bang olahraga atletik kalah di ba­bak penyisihan. Cabor pencak silat pun tak bisa berbuat banyak, di kelas F putri babak perempat final, Kabupaten Bogor dikalahkan Kota Bandung. Sedangkan di kelas F pu­tra kalah dari Kota Tasik. Untuk ca­bor Karate, atlet Kabupaten Bogor kalah poin. “Kami pun kalah di ca­bor tenis meja. Tunggal putra, dan putri kalah di babak penyisihan,” pungkasnya.

(Adilla Prasetyo Wibowo)