Untitled-9

PENGADILAN Tata Usaha Negara (PTUN) memenangkan kubu Aburizal Bakrie (Ical) terkait status hukum Partai Golkar. Majelis Hakim PTUN yang diketuai Teguh Satya Bhakti memerintahkan Menteri Hukum dan HAM membatalkan Surat Keputusan M.HH- 01.AH.11.01 yang mengesahkan Partai Golkar kepungurusan Agung Laksono

Oleh : YUSKA APITYA

Menyatakan eksepsi tergugat (Menteri Hukum dan HAM) dan tergugat intervensi (Partai Golkar kubu Agung Laksono) tidak dapat diterima seluruhnya,” kata Teguh di Ruang Sidang Kartika, PTUN Jakarta Timur, kemarin. Alasannya, kata Teguh, pertama, putusan sela tetap berlaku hingga ada putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap. Putusan sela yang dikeluarkan pada 1 April 2015 menunda berlakunya SK menkumham. “Kedua, eksepsi tergugat dan tergugat intervensi tidak dapat diterima seluruhnya,” kata Teguh. Ketiga, hakim mengabulkan sebagian gugatan Aburizal Bakrie. Keempat, memutuskan membatalksan SK Menkumham tentang kepengurusan Partai Golkar kubu Agung Laksono. “Kelima mewajibkan tergugat untuk mencabut SK objek sengketa,” kata Teguh. Aburizal Bakrie tak hadir dalam pembacaan putusan. Namun, puluhan kader pendukungnya bersorak usai mendengar putusan hakim. Di deretan pendukung Ical terlihat Azis Syamsudin yang mendampingi pengacara Yusril Ihza Mahendra. Untuk menghindari suasana ricuh, Agung Laksono bergegas keluar ruang sidang. Agung Laksono menyatakan akan banding ke Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara. “Ini tidak adil, kami akan banding,” kata Agung. Fraksi Golkar kubu Ical di DPR, di bawah pimpinan Ade Komarudin langsung menggelar konfrensi pers dan doa bersama, atas kemenangan di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta. Begitu selesai nonton bareng di ruangan fraksi, Ade cs langsung menggelar doa bersama. Doa bersama ini dipimpin Misbakhun. “Saya atas nama Fraksi Partai Golkar di sini, pertama-pertama mengucapkan syukur ke Allah SWT karena putusan PTUN ini,” kata Ade Komarudin di ruang Fraksi Golkar, lantai 12, Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (18/5/2015). Ade mengatakan, pihaknya memberikan apresiasi terhadap majelis hakim PTUN yang berani mengambil putusan. Pasalnya, dia sempat meragukan majelis hakim bisa mengambil sikap di tengah tekanan yang luar biasa. “Jujur saja, awalnya kami juga sempat ragu di tengah tekanan ini. Kami menjunjung tinggi sebuah produk hukum, kepada temanteman kami,” tuturnya. Dalam konferensi pers ini, Ade Komarudin ditemani oleh Bendahara Umum Bambang Soesatyo, serta anggota fraksi Golkar lain seperti misalnya Misbakhun, Ridwan Hisyam, dan Roem Kono. Sebelum konferensi pers, mereka melakukan salam komando dan meneriakan takbir.

Baca Juga :  Viral Perempuan Muda Remas Payudara Beredar di Twitter, Warganet : Kalah Sama yang 21 Detik