Untitled-7

JAKARTA TODAY- Mahkamah Agung (MA) melakukan penyegaran dengan merotasi pucuk pimpinannya. Mayjen (Purn) Timur Manurung, yang sebel­umnya menjadi Ketua Muda MA bidang Pengawasan digeser menjadi Ketua Muda MA Militer. Nama Timur bela­kangan santer terdengar karena dinner bersama terget KPK dengan pengacara.

“Benar sekali, ada rotasi pimpi­nan. Bapak Timur Manurung ke Ketua Kamar Militer,” kata jubir MA hakim Agung Suhadi kepada detikcom, Rabu (27/5/2015).

Sepeninggalan Timur, kursi Ketua Muda MA bidang Pengawasan diserah­kan ke Hakim Agung Syarifuddin. Hakim Agung Kamar Pidana ini juga merupakan mantan Ketua Badan Pengawasan MA yang mulai memegang palu hakim sejak awal 2013 lalu. “Bapak Syarifuddin Ket­ua Kamar Pengawasan,” ucap Suhadi.

Baca Juga :  Serem di Cirebon Ada Museum Santet

Posisi Ketua Muda bidang Penga­wasan merupakan posisi yang sangat strategis karena bertanggung jawab mengawasi penegakan kode etik hakim kepada 7000 hakim di seluruh Indo­nesia. Bahkan ia juga mengawasi dan bertanggung jawab terhadap tegaknya etika 50-an hakim agung sesama kole­ganya.

Alih-alih melaksanakan tugasnya, Timur malah menjadi Ketua Muda MA pertama dalam sejarah Indonesia yang diperiksa tim etik MA. Ia diperiksa terkait pertemuan dengan Kwee Cahya­di Kumala dan pengacaranya di sebuah restoran mewah di Jakarta. Saat itu Cahyadi tengah jadi target KPK karena anak buahnya tertangkap tangan KPK tengah menyuap Bupati Bogor. Tidak lama setelah pertemuan itu, Cahyadi dimasukan bui oleh KPK.

Baca Juga :  PAN Dorong Pakai Vaksin dalam Negeri

Tim Etik MA ini diketuai oleh Wakil Ketua MA bidang Nonyudisial Suwardi. Seluruh pimpinan MA masuk dalam tim tersebut. “Apakah rotasi ini terkait kasus di atas?” Atas pertanyaan itu, Suhadi tidak menjawab. Pelantikan rencananya akan digelar Kamis (28/5/2015) hari ini.

(Yuska Apitya/net)