5-400-orang-sudah-daftar-masuk-istana-bogor-tqc7jCFAlF

BOGOR TODAY – Dalam rangka peringatan Hari Jadi Bogor ke-553, Istana Bogor kembali dibuka untuk umum. Namun, ada yang berubah dalam pelaksanaan Istana Bogor Open atau Istana Untuk Rakyat (Istura) tahun ini. Pada pelaksanaan kali ini, rute perjalanan para pengunjung diubah. Jika biasanya boleh memasuki beberapa ruangan istana, pada tahun ini pengunjung hanya boleh mengelilingi bangunan Istana saja. Hal ini dikarenakan Jokowi berkantor di Istaan Bogor. Ketua Panitia Hari Jadi Bogor (HJB), Shahlan Rasyidi mengatakan pengunjung tidak boleh memasuki ruangan dan juga mengambil foto di ruangan, hanya cukup untuk melihat-lihat saja. “Meski ada perubahan, tapi pengunjung bisa melihat museum Kepresidenan atau Balai Kirti yang merupakan museum baru di komplek Istana Bogor,” kata Shahlan, Senin (25/5/2015). Lanjutnya, pada pelaksanaan tahun ini Balai Kirti boleh didatangi para pengunjung, berbeda dengan tahun sebelumnya dimana museum tersebut belum dibuka untuk umum. Pelaksanaan Istura akan berlangsung selama enam hari, mulai 25 Mei-1 Juni, terkecuali hari Sabtu dan Minggu. Untuk peserta yang sudah mendaftar Istura, baru mencapai 5.400 orang. “Tahun lalu jumlahnya 25.000, target tahun ini 40.000 peserta,” tambahnya. Walikota Bogor, Bima Arya Sugiarto mengatakan pihaknya sudah bertemu dengan Jokowi terkait pelaksanaan Istura.” Semalam saya bertemu pak Jokowi. Memang ada perubahan tahun ini, karena kediaman Bapak Presiden dan kantornya sekarang di Istana,” singkatnya. Protokoler Istana Bogor, Cecep Koswara, membeberkan, semenjak Presiden RI, Joko Widodo, tinggal di Istana Bogor, maka untuk kunjungan ke Istana Bogor, bahwa masyarakat tidak diizinkan masuk ke dalam Istana. Pada Intinya hanya sepertiga bagian Istana yang dapat dikunjungi masyarakat. Lanjutnya, untuk animo masyarakat dalam kegiatan Istura, ada sedikit penurun di tahun ini. Cecep juga mengatakan, untuk hari ini memang tidak terlalu banyak tapi untuk ke depanya dirinya meyakini akan ada lonjakan pengunjung pada kegiatan Istura. “Kami yakin untuk pengunjung dari Bogor dan luar Bogor, untuk besok dan seterusnya akan ada peningkatan,” tandasnya. Dalam rangkaian HJB, tidak hanya Istura yang tidak dipungut biaya, Museum Zoologi, Etnobotani termasuk museum PETA, Museum Perjuangan, dan Museum Kirti, juga gratis selama lima hari. Salah satu pengunjung dari Ternate, Rabiah (35), mengungkapkan kegembiraanya dapat menginjak dan mengitari wilayah Istana Bogor, yang biasanya hanya dapat di lihat dari TV saja. “Sangat senang mendapat kesempatan masuk ke rumah Presiden RI, biasanya saya hanya melihat dari TV saja,” ungkapnya. (*)

Baca Juga :  DPMD Umumkan 39 Peserta Terbaik Lomba Profil Desa Kabupaten Bogor