Galeri-HL-SMA-Kosgoro-(1)

DARI tahun ke tahun, kualitas pendidikan dari SMA Kosgoro Bogor semakin terbukti. Kini, lebih dari 6000 siswa telah diluluskan SMA Kosgoro Bogor telah berperan dan turut andil membangun bangsa. Generasi berikutnya, kini mulai dilepas dan siap menjadi putra bangsa.

Oleh : RIFKY SETIADI
[email protected]

SMA Kosgoro Bogor menggelar acara penglepasan siswa dan siswi kelas XII di Tahun Pelajaran 2014-2015, sedikitnya 300 anak dilepas sekolah dari Gedung Wanita, Jl. Jendral Sudirman, Bogor pada Rabu (13/05/2015) lalu. Turut hadir Ketua Yayasan Dharma Setia Kosgoro, H. Iwan Ruswandi, orangtua murid, Kepsek SMA Kosgoro Bogor, Drs. Tri Atmodjo, M.Pd dan para kepala sekolah di lingkungan Kosgoro beserta para staf guru dan tamu undangan. Bagi sekolah, makna pengelepasan ini merupakan bentuk simbolis melepas para siswa-siswi kelas XII SMA Kosgoro dan mengembalikan para anak-anak kepada orang tuanya masing-masing, setelah mengalami proses pembelajaran di sekolah yang beralamat di Jl Raya Pajajaran No. 217 A Bogor itu. Selain itu, juga merupakan tanda lahirnya generasi baru berkualitas hasil pendidikan SMA Kosgoro Bogor yang berwawasan kebangsaan dan berkeunggulan teknologi. Kepala Sekolah SMA Kosgoro Bogor berpesan, bagi peserta didik yang lulus dan melanjutkan penidikan ke jenjang yang lebih tinggi, carilah perguruan yang berkualitas dan sesuaikan dengan minat, bakat dan kemampuan. “Jika sudah menemukan pendidikan yang tepat, kembangkan lagi minat dan bakat yang sudah dimiliki dan terasah ketika berada di SMA Kosgoro,” tegasnya. Dia pun menegaskan agar tidak melupakan almamater yang sudah membangun dan mendidiknya dalam membuka pintu keberhasilan. Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, H. Asep Turnawan, M.Pd yang juga Ketua Panitia Peserta Didik Baru (PPDB) SMA Kosogoro Bogor berharap agar di masa mendatang para lulusan berhasil sesuai dengan bekal hidup yang dimiliki. “Hidup ini harus disertai dengan keterampilan, karena tanpa keterampilan orang akan terseokseok kehidupannya, tapi dengan keterampilan yang dimiliki maka akan sejahtera dalam kehidupannya. Jadi kembangkan terus keterampilan yang sudah didapat dan dibentuk di seolah ini,” urainya. SMA Kosgoro Bogor memang merupakan salah satu sekolah swasta di Kota Bogor yang terakreditasi A yang berkomitmen untuk terus tumbuh dan berkembang bersama dengan kepercayaan masyarakat yang makin menguat. Sarana dan prasarana juga terus ditingkatkan seiring perkembangan zaman dan kebutuhan pembelajaran. “Kami memang berusaha mengembangkan pelayanan pendidian yang profesional dalam memenuhi harapan peserta didik,” tambah Tri Atmojo. Sebab itulah, lulusan dari SMA Kosogoro Bogor dapat dengan mudah diterima dan masuk di berbagai Perguruan Tinggi bai di Bogor maupun di kota lain. Selain itu, sebagian kecil dari mereka yang tidak melanjutan pendidikan ke perguruan tinggi, bisa diterima bekerja dan memilii kegiatan lainnya dengan sebagai putra bangsa yang memiliki peran cukup baik. Seperti diungkapkan oleh Tiara Ade Silviani, lulusan SMA Kosgorodari kelas XII IPA 1, dirinya tertarik untuk melanjutkan pendiikan di unia penerbangan. “Pendidikan di seolah ini membuat saya untuk berpikir matang dan berusaha sebaik mungkin meraih masa depan. Tentu dengan menyadari potensi yang kita miliki. Karenanya, selepas dari sekolah aku akan berusaha masuk ke dunia penerbangan atau mengenyam ilmu untuk menjadi ahli di bidang bisnis dan manajemen,” ujar gadis cantik kelahiran Bogor, 2 Maret 1997 ini. Putri dari Hasanudin dan Sri Mulyati ini merasa tak mudah melepas kenangan dan kebersamaan di masa-masa sekolah di SMA Kosgro Bogor. “Waktu masih di kelas X, kami pernah bikin masalah dan kena hukuman sekelas, beres-beresin kelas, melakuan kebersihan. Pengalaman disini membuat kami solid dan begitu dekat dengan para guru dan kelas lainnya,” kenang gadis bertubuh tinggi 164 cm yang senang pada pelajaran Biologi itu. Di acara penglepasan itu, kesempatan diwarnai dengan keharuan dan ehangatan. Berbagai kreativitas an persembahan mulai dari seni tari tradisional, paduan suara, angklung, hingga kemampuan siswa yang membacakan pidato masing-masing dengan 4 bahasa. Pengalungan medali yang diiringi suara angklung menambah kemegahan nilai yang ditawarkan sekolah ini, menyatu dalam kebersamaan dan kekeluargaan, harmonis dalam kesederhanaan.