IMG_9648

LIGA PraMusim yang bakal digelar oleh PT Liga Indonesia (LI) Juli mendatang mendapat respon positif dari klub-klub dari berbagai kasta Liga Indonesia

Oleh : Adilla Prasetyo Wibowo
[email protected]

Rapat umum pemegang sahan (RUPS) PT Liga Indonesia memutuskan untuk memutar roda kompetisi Divisi Utama mulai Oktober 2015 dengan didahului turnamen pramusim untuk DU mulai Juli. “Untuk turnamen pramusim Divisi Utama perlu melakukan pendalaman ulang. Maka itu kami sampaikan opsi apakah turnamen pra-musim DU bisa digelar sebelum atau sesudah Ramadhan,” kata CEO PT LI, Joko Driyono Rabu (13/5/2015). Soal format, turnamen pra-musim DU kemungkinan digelar per wilayah karena tim DU ada 54 tim. “Kalau diselenggarakan Agustus, sementara Divisi Utama musim 2015/2016 sesuai rencana Oktober atau akhir September 2015, kita beri opsi turnamen regional, seperti di Sumatra, Kalimantan, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan semuanya akan diawasi langsung LIGA Indonesia,” lanjutnya. Kompetisi DU juga menjadi korban keganasan pihak-pihak yang berseteru dalam konflik antara PSSI dan Menpora Imam Nahrawi. Kedua pihak tersebut tidak mau mengalah sehingga PSSI menetapkan kompetisi di semua level dihentikan, termasuk DU. Namun, Persikabo belum menunjukkan respon dengan adanya gelontoran wacana Liga PraMusim ini. Lapangan Stasion Persikabo pun masih sepi dari aktivitas latihan para punggawa muda tim berjuluk Laskar Pajajaran tersebut. Sementara itu, Manajemen Persiba Bantul mempertimbangkan mengikuti turnamen pramusim yang dioperatori PT LI tersebut. Secara teknis Wahyu “Tanto” Wijiastanto dan kawan-kawan yang dibentuk untuk mengarungi Divisi Utama 2015 tetap akan dibubarkan. Namun demikian untuk menghadapi turnamen pramusim pemain akan dipanggil kembali. Pemain yang mendapatkan kesepakatan dengan manajemen untuk membela Laskar Sultan Agung di turnamen akan diikat dengan perjanjian kerjasama khusus untuk turnamen. “Turnamen itu sifatnya kayak tarkam-an. Nanti pemain kita undang, yang mau main kemudian kita daftarkan. Mereka nantinya hanya mendapatkan honor setiap kali main. Tapi untuk teknisnya masih akan kita bahas di internal manajemen dulu,” tutur Asisten Manajer Persiba Bantul, Endro Sulastomo. Sementara untuk mengarungi musim kompetisi berikutnya yang digadang-gadang akan berlangsung mulai Oktober mendatang anak asuh Didik Listyantara akan diundang lagi. Manajemen akan menyiapkan agenda persiapan seperti yang telah dilakukan pada awal tahun lalu saat mempersiapkan diri menghadapi Divisi Utama 2015. Di sisi lain, salah satu klub kontestan QNB League musim 2015, Persija, tidak ingin terlalu lama menganggur. Gelaran Turnamen Pra-Musim yang akan diputar PT LI langsung disambut antusias. Demi memberikan penampilan maksimal di turnamen tersebut, pelatih kepala Rahmad Darmawan berencana kembali menggelar latihan tim pada Selasa (19/5/2015). “Seharusnya, tim tetap berlatih dari kemarin-kemarin. Minimal, tiga atau empat kali kali seminggu. Sampai saat ini, belum latihan dan saya berharap sudah bisa dimulai Selasa,” ungkap Rahmad Darmawan. Nantinya, sebanyak 18 klub akan dibagi dalam tiga grup, di mana masing-masing grup diisi enam klub. Total 16 tim akan melaju ke 16 besar sebelum delapan besar, semifinal, dan final. Klub-klub akan mendapat kontribusi dari turnamen tersebut. Total Rp1 miliar didapat di awal sebelum menerima Rp500 juta setiap masuk ke delapan besar dan semifinal. Apabila masuk ke final, klub mendapat Rp250 juta dan total Rp1 miliar bakal dikantongi jika menjadi juara. Sementara runner-up, menerima Rp500 juta.

Baca Juga :  Pesan Taksi Online, Perempuan 19 Tahun Malah Jadi Korban Penculikan