ismet-ali-1

Pengalaman memberikan in house training kepada para manajer dari generasi X dan Y, mereka kebanyakan diam, sibuk dengan gadgetnya, hanya memperhatikan saya berbicara dan jarang bertanya. Mereka cenderung autis, sibuk dengan dirinya sendiri. Ternyata kreatifitas mereka sangat rendah untuk belajar. Kurang kreatif memang hambatan (Blockage) banyak manajer. Mereka tidak gampang cair dan mengalir di dalam dunia kerja dan kehidupannya. Citranya sombong dan sulit menerima pencerahan dari orang lain. Definisi kreatifitas merupakan ekspresi diri seseorang dalam kehidupannya. Cara meningkatkannya dapat dilakukan dengan mengatasi hambatan psychologis dan berlatih cara-cara baru dan sistematis untuk mengatasi masalah yang sering dihadapinya. Ada 7 hambatan yang harus diatasi agar seorang manajer bisa kreatif. (1) kemalasan diri, keluarlah dari kemalasan dengan mengatakan “bila saya rajin maka saya akan tampak lebih kreatif dan orang lain akan menyukai saya. Sehingga rejeki saya akan lebih banyak. (2) perilaku biasanya, kebiasaan adalah musuh kreatifitas. Keluar dari hambatan dan bertanyalah “mengapa”.Gunakan kata “mengapa”, sebagai alat untuk meninjau ulang apa yang telah dikerjakan benar kemarin apakah benar pada saat ini ? (3) tekanan perasaan, anda harus bisa membebaskan diri dari berbagai tekanan perasaan. Caranya delegasikan pekerjaan kurang penting kepada staf yang dipercaya dan meditasi secara pribadi. (4) matinya semangat, menjadi kreatif setiap orang harus membangun kebutuhan untuk berubah, mengakui keterbatasan sebelumnya. Bangkit dan berubahlah saat ini juga. (5) tidak punya waktu, hidup dengan rutinitas setiap hari akan membuat anda tidak punya waktu melakukan sesuatu yang kreatif. Pilihlah satu kegiatan kreatif dan laksanakan sekarang !!! jangan tunda dan Anda akan terbiasa. (6) terlalu serius, kreatifitas membutuhkan keinginan bermain (Playful), artinya suka mencari dan mencoba yang baru. Gunakan sedikit waktu keseriusan Anda untuk bermain. (7) miskin metodologi, kurangnya trick dan tips yang tepat untuk mengatasi masalah akan menghambat kreatifitas. Untuk meningkatkan kreatifitas, setiap manajer perlu menyelesaikan persoalan yang sama dengan cara berbeda, lebih efektif dan lebih efisien. (*)

Baca Juga :  SHMI Lakukan Kegiatan Hotel Tour di Hotel Grand Savero Bogor