14261819801591020763

JAKARTA, Today – Menteri Pemuda dan Olahraga (Men­pora) Imam Nahrawi men­gatakan tidak ada perbedaan antara Presiden Joko Widodo dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla dalam menyikapi surat pembekuan PSSI.

“Sekali lagi, saya meng­inginkan jangan ada pandan­gan kalau kami mengadu dom­ba sikap antara Presiden dan Wapres terhadap masalah PSSI,” katanya seperti dalam keteran­gan resmi Tim Media Kemenpora di Jakarta, Selasa.

Menpora me­nyatakan semua yang dilakukannya semata-mata untuk kebaikan dan kema­juan sepak bola Indo­nesia ke depan.

“Dari tahun ke ta­hun fakta yang terjadi kita se­lalu minim prestasi, mari kita sama-sama untuk berperan memberikan tata kelola sepak bola Indonesia dengan baik,” tuturnya.

Sementara itu, untuk tim Transisi bentukan Kement­erian Pemuda dan Olahraga menghentikan kegiatannya demi menghormati putusan sela yang dikeluarkan Pengadi­lan Tata Usaha Negara Jakarta mengenai penundaan keber­lakuan Surat Keputusan Men­pora nomor 01307.

“Efek putusan sela, kami harus menghormati. Selan­jutnya kegiatan apapun yang menjadi konsekuensi putusan sela tersebut untuk sementara tidak dilakukan,” kata Deputi V Bidang Harmonisasi dan Ke­mitraan Gatot S Dewa Broto di Jakarta.

Baca Juga :  Ini Penampakan Anastasia Luppova, Pemain Billiard Handal Hot

Gatot mengatakan Tim Transisi yang dibentuk ber­dasarkan SK Menpora nomor 01307 untuk sementara tidak akan melanjutkan kegiatan­nya.

“Tidak ada rapat Tim Transisi. Hari ini ada, rapat yang terakhir,” kata Gatot.

Majelis hakim PTUN Jakarta meng­abulkan permohonan Persatu­an Sepak Bola Seluruh Indone­sia untuk meminta penundaan keberlakuan SK Menpora ter­kait pembekuan PSSI.

Majelis hakim mempertim­bangkan keadaan mendesak seperti ancaman sanksi FIFA pada 29 Mei.

Selain itu majelis hakim juga memperhatikan kerugian besar yang ditimbulkan oleh SK tersebut bisa mengganggu finansial pemain, pelatih, wa­sit, dan orang lain yang hidup atau bekerja dari pertandingan sepak bola.

Direktur Hukum PSSI Aristo Pangaribuan juga mengatakan dengan adanya putusan sela ini Tim Transisi tidak boleh lagi beraktivitas.

“Tim Transisi tidak boleh beraktivitas dengan adanya putusan sela ini. Dan mereka juga tidak boleh pergi ke Swiss (menemui FIFA) menggunakan uang negara,” ujar Aristo.

Baca Juga :  Simona Halep Bertekuk Lutut Dibawah Kaki Aliaksandra Sasnovich Dalam Debut Indian Wells

Menpora Ajukan Revisi

Wakil Presiden Indonesia Ju­suf Kalla mengatakan Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi telah mengajukan konsep revisi atas Surat Kepu­tusan Menpora Nomor 01307.

“Dia yang mengajukan sama saya dan telah saya revisi beberapa hal kata-kata,” kata Kalla terkait pertemuan den­gan Menpora di Kantor Wapres Jakarta pada Selasa siang.

Kalla mengatakan revisi yang dilakukan adalah terkait kompetisi sepak bola yang ha­rus tetap berjalan, dan mem­butuhkan organisasi Persatuan Sepak Bola Seluruh Indone­sia (PSSI).

Wapres mengatakan tim transisi juga mendampingi untuk mengevaluasi dan men­gawasi persepakbolaan nasional.

Kalla menegaskan, hal yang dibicarakan dalam pertemuan­nya dengan Menpora juga membicarakan masalah persepak­bolaan nasional termasuk kurang­nya lapangan s e p a k bola.

Wapres mengatakan dirinya telah berkoordinasi dengan Presiden Joko Widodo menge­nai revisi SK Menpora tersebut pada Senin sore (25/5).

Kalla mengatakan dengan direvisinya SK Menpora, maka tidak ada masalah dalam pengak­tifan kembali organisasi tersebut.

(Imam/net)