150518nurdinhalid-77739-idcms

BANDUNG, Today – Mantan Ketua Umum PSSI Nurdin Halid periode 2003-2011, angkat bicara mengenai konflik antara Persatu a n Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) dan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi. Menurutnya, tindakan yang dapat menghindari dari sanksi FIFA harus segera dil a k u k a n pengurus PSSI di bawah kepemimpinan Ketua Umum La Nyalla Matt a l i t i . Nurdin meminta La Nyalla melapor ke FIFA. “Sebaiknya, langkah terbaik yaitu La Nyalla menyerahkan sepenuhnya ke FIFA. Artinya, melapor ke federasi sepak bola dunia itu,” kata Nurdin kepada wartawan di Kota Bandung. Nantinya, kata dia, FIFA akan mengambilalih kepemimpinan PSSI. Mereka akan membentuk tim khusus untuk menyelesaikan konflik antara PSSI dan Kemenpora. “Langkah ini harus segera dilakukan La Nyalla. Kalau sampai mendapat sanksi dari FIFA, ini kerugian yang sangat besar bagi masyarakat Indonesia yang mayoritas penikmat bola,” ujar Nurdin. Tak hanya itu, sepak bola pun erat hubungannya dengan roda perekonomian rakyat. Bayangkan, setiap ada pertandingan sepak bola itu para pelaku ekonomi kecil berjalan dan menggeliat. Nurdin memahami jika ada pembangkangan dari PSSI atas pembekuan yang dilakukan Menpora. Langkah intervensi melalui Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) untuk membekukan PSSI itu ditegaskannya sebagai tindakan keliru. “Menpora jangan membakar rumahnya. Sebaiknya, dia membenahi sumber daya manusia penghuninya. Kualitas kepengurusan pun dibenahi,” jelasnya seraya mengaku dirinya menentang keras langkah pembekuan PSSI yang dianggapnya seperti memotong habis rantai persepakbolaan Indonesia.

(Imam/net)