Untitled-20

Telur merupakan sumber pangan yang paling mudah dan murah dijangkau masyarakat. Namun, konsumen dengan keluhan kolesterol tinggi tidak dianjurkan untuk mengkonsumsi telur secara rutin. Tapi kini tak perlu khawatir, peneliti Institut Pertanian Bogor (IPB) menciptakan ramuan telur yang rendah kolesterol. Apasaja manfaatnya?

Oleh : (Yuska Apitya Aji)

HUMAS IPB merilis, peneliti Departemen Ilmu Nutrisi dan Teknologi Pakan, Fakultas Peternakan, yakni Sumiati, Komang G Wiryawan, dan A. Darmawan. Mereka melakukan penelitian pada itik dan menghasilkan telur yang rendah kolesterol. “Produksi Telur Itik Fungsional Kaya Asam Lemak Omega 3 dan 6 Berimbang, Vitamin A dan Rendah Kolesterol.” Hal tersebut tertuang dalam Prosiding Seminar Hasil-hasil Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) IPB pada 2013. Menurut Sumiati, telur itik ini dibuat melalui suplementasi minyak ikan, minyak sawit, dan zink organik dalam ransum.

Penggunaan imbangan asam lemak omega 3, omega 6, dan penambahan zink organik dalam ransum secara nyata dapat meningkatkan produksi telur itik dan menurunkan nilai konversi ransum, meningkatkan kandungan vitamin A, menurunkan kandungan kolesterol telur, serta menghasilkan omega 3 dan 6 terbaik dalam kuning telur.
Penelitian selama sembilan minggu ini menghasilkan telur itik kaya asam lemak omega 3 dan omega 6 dengan komposisi yang seimbang dan meningkatkan kandungan vitamin A telur itik.
“Penelitian dilakukan selama sembilan minggu menggunakan 90 ekor itik Magelang berumur 21 minggu. Perlakuan yang diberikan secara berbeda, ada ransum tanpa menggunakan minyak sawit, minyak ikan, dan zink organik. Ada pula ransum dengan imbangan omega 3, omega 6 dan zink organik,”papar Komang G Wiryawan.
Hasil penelitian membuktikan penggunaan asam lemak, omega 3 dan omega 6 dengan imbangan tertentu ditambah zink dapat menghasilkan produksi telur yang baik, menurunkan kolesterol dalam kuning telur, meningkatkan vitamin A dan menghasilkan imbangan omega 3 dan omega terbaik.

Baca Juga :  Menghindari Penggeledahan Petugas, Seorang Narapidana Nekat Telan Ponselnya

Untuk mengetahui kesehatan telur, cukup melihat warna kuningnya. Jika kuning terlurnya cerah, itu berarti ayam yang menelurkan telur tersebut telah mengonsumsi makanan yang tidak sehat dan berada di tempat yang kurang sinar matahari.
Jika kuning telur berwarna oranye, berarti itik tersebut mengonsumsi makanan sehat dan berada di lingkungan yang lebih banyak terkena sinar matahari. Kuning telur yang berwarna oranye lebih sehat untuk dikonsumsi daripada yang berwarna kuning biasa.

Baca Juga :  Kondisi MFA Dikabarkan Mengalami Muntah-muntah dan Sulit Berkomunikasi

Ada berbagai jenis telur yang dijual di pasaran, diantaranya telur biasa, telur organik, telur itik kampung, dan telur omega 3. Telur biasa adalah telur yang banyak dijual orang – orang di supermarket atau swalayan. Telur organik adalah telur yang dihasilkan dari di pelihara di sebuah tempat dan diberi makan – makanan organik. Telur itik kampung adalah telur dari ayam yang dibiarkan berkeliaran bebas mencari makanannya sendiri. Sedangkan telur omega 3 mirip dengan telur biasa, namun telah diperkaya dengan omega 3 yang dihasilkan dari pakan tertentu yang dikonsumsi ayam.