sektor-perkebunan-melejit-3-1-persen-ihsg-naik-40-poin-oEv7bkIV7D-(1)

JAKARTA, Today – Kinerja ekonomi Indonesia pada kuartal I-2015 dinilai tidak terlalu memuaskan dengan hanya tumbuh 4,71 persen. Tapi, pertumbuhan ekonomi yang diyakini masih dapat mencapai 5,4 persen. Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Ito Warsito mengungkapkan, pemerintah telah melakukan langkah-langkah riil dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi. Di antaranya dengan mendorong peningkatan investasi, termasuk untuk proyek infrastruktur. “Pemerintah punya belanja infrastruktur Rp200 triliun, PMN BUMN dalam bentuk right issue itu untuk mendorong BUMNBUMN itu melakukan leverage. Sehingga hasil yang diperoleh lebih tinggi,” jelas Ito, Kamis (14/5/2015). Sehingga kondisi tersebut, lanjut dia, masih dapat menarik para investor baik domestik maupun global untuk berinvestasi di dalam negeri.Terlebih, berinvestasi di Indonesia masih tetap dianggap menguntungkan. Pemerintah juga menjamin tidak akan mengintervensi IHSG. “Pemerintah tidak akan intervensi IHSG, pasar yakin terhadap ekonomi Indonesia. Maka investasi di pasar modal cukup mengalir, ekonomi tetap tumbuh bagus sehingga emiten juga bagus. Ini timing yang tepat, pak menteri keuangan (juga) mengarah ke sana,” pungkasnya.

Baca Juga :  Frida Aulia Indonesia Tampil di Fashion Show  Launching Batik Khas Parepare