Untitled-25

BOGOR, TODAY – Meski belum beroperasi, jajaran manajemen PT Sayaga Wisata bakal mendapat kucuran dana ambahan dari Pemerintah Kabupaten Bogor sebesar Rp 151,3 miliar untuk pembebasan lahan kawasan wisata terpadu dan revitalisasi resto Riung Gunung. “Jumlah itu sudah melalui perhitungan yang matang. Meski begitu, uang itu cair secara bertahap hingga 2017. Tidak cair sekaligus,” ujar Direktur Umum PT Sayaga Wisata, Aminudin. Amin mengatakan, dana yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) itu baru diberikan Pemda sebesar Rp 4,5 miliar untuk penyertaan modal awal. Ia berharap, hingga 2017, penyertaan modal hingga 2017 mendatang bisa terpenuhi 100 persen. Ia menegaskan, pengajuan penyertaan modal imi bakal dipayungi Peraturan Daerah (Perda) yang dibahas Pemkab bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). “Jadi nanti akan dibahas lebih dulu di dewan, biasanya melalui Panitia Khusus (Pansus). Kami berharap, dewan menyetujui penyertaan modal ini,” lanjut Aminuddin. Anggaran itu nantinya, lanjut Amin bakal digunakan juga untuk pembangunan sentra UMKM dan penjualan oleholeh khas Bogor, arena wisata di Situ Cikaret dan pengelolaan hutan wisata di Tanjungsari, pembangunan camping ground serta pusat manasik Haji. Terpisah, anggota Komisi II DPRD, Maryono mengatakan akan mengkaji usulan penyertaan modal itu apakah layak untuk disetujui atau tidak. Namun ia menjanjikan tidak akan mempersulit persetujuan penyertaan modal itu. “Jika memang digunakan untuk kepentingan pengembangan wisata, dan dapat memberikan keuntungan bagi peningkatan pendapatan asli daerah (PAD), tidak akan kami persulit,” jelas politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu. Meski begitu, ia mewantiwanti penggunaan dana itu harus bisa dipertanggungjawabkan, karena uang yang akan disuntikan ke perusahaan itu berasal dari rakyat dan dipungut dari pajak masyarakat.

Baca Juga :  Senyum Bahagia, Subagiyo Kembali Pimpin PWI Kabupaten Bogor