kuncoro-wibowo_416x416

AWALNYA, Kuncoro Wibowo hanya memiliki toko berukuran 3×3 meter persegi. Kini, siapa sangka ia menjadi salah satu orang terkaya di Indonesia versi Forbes. Kuncoro Wobowo sukses menjadi bos Kawan Lama Retail Group, salah satunya melalui brand Ace hardware. Seperti apa kisah inspiratifnya?

Oleh : Apriyadi Hidayat
[email protected]

I want to be something d i f f e r e n t . Saya kalau sudah punya keinginan, harus dapat,” ucap Kuncoro Wibowo mengaku sudah membantu ayahnya sejak masih SD. Sejak kecil, kuncoro dan saudara laki-lakinya membantu melayani toko, sedangkan saudara perempuannya menjadi kasir. Prinsip Kuncoro Wibowo adalah learning by practicing dengan melakukan apa saja dan tidak takut salah. Kematangan bisnis Kuncoro pun terbentuk dengan natural atas bimbingan ayahnya. “Lakukan saja, apabila salah, tinggal diperbaiki. Kami terus membuat kesalahan dan memperbaiki kesalahan tersebut sampai mandiri, sampai dilepas oleh ayah,” ujar Kuncoro Wibowo. Disiplin dan kerja keras juga diterapkan sejak kecil. Ketika umur 17 tahun, Kuncoro Wibowo sering diutus ke luar negeri untuk mencari produk-produk perkakas dan bernegosiasi sendiri agar bisa menjadi agen produk tersebut. Istilahnya, dia benar-benar terjun sendiri sejak kecil, merasakan kesempatan dan waktu yang pas untuk menjual suatu produk luar negeri di Indonesia. Pengembangan bisnis juga menjadi salah satu fokus utamanya. Ketika mendapatkan keuntungan, beliau fokus untuk menginvestasikan keuntungan tersebut kembali ke bisnis, bukan untuk kepentingan pribadi. Bukan sebuah toko besar, Kuncoro memulainya dari toko berukuran 3×3 meter di kawasan Glodok, Jakarta. Wong Jin, ayahnya, hanya memiliki toko peralatan keras berukuran kecil. Namun, fase belajar Kuncoro Wibowo tidak lama, ayahnya meninggal dan beliau harus berjibaku bersama saudara-saudaranya untuk meneruskan tersebut. Beruntung, sejak kecil Kuncoro Wibowo dan saudaranya termasuk pekerja keras. Menurut Alex Widjaja, sahabat dari Wong Jin sekaligus pemilik toko di kawasan Glodok, anak-anak Wong Jin membantu ayahnya dengan rajin, bekerja sangat keras tiap harinya. Tetangga- tetangga Wong Jin yang lain juga mengungkapkan keterkejutan yang sama, tidak ada yang menyangka Grup Kawan Lama (GKL) dapat berkembang dari kios 3×3 menjadi toko hardware terlengkap dan terbesar di Asia Tenggara. Kebanyakan toko hardware serupa di Indonesia hanyalah sekelas UKM, bukan korporasi besar seperti Ace Hardware, Informa dan Index, brand utama yang d i – m i l i k i oleh GKL. Salah satu kunci lain GKL adalah mereka hanya mau mendistribusikan merek-merek perkakas tiga besar dunia untuk masing-masing kategori produk. Namun, meskipun hanya mengambil tiga merek untuk tiap kategori produk, GKL memastikan bahwa variasi produk sangat lebar. Apa saja Anda bisa dapatkan, dan dipastikan kualitas tinggi karena termasuk tiga besar dunia untuk produk tersebut. Percaya Pada Orang Anda Terakhir, Kuncoro Wibowo juga sangat percaya bahwa orang berkualitas akan membantu kesuksesan bisnisnya. Beliau sangat percaya terhadap beberapa orang, contohnya Rudy Hartono untuk mengembangkan Ace Hardware Indonesia di dunia retail, Tony Sartono sebagai jendral pasukan penjualan (atau lebih resminya direktur marketing), dan Paulus Ong yang berhasil membesarkan Index. Kuncoro Wibowo berterimakasih terhadap orang-orang dekatnya tersebut karena membantu membesarkan Grup Kawan Lama.

Baca Juga :  Hujan Mulai Sering Turun di Beberapa Wilayah Indonesia, Waspada Hipotermia dan Cara mengatasinya