BOGOR, Today – Ketua Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kota Bogor, Dody Setiawan sebelum pembukaan Sirkuit Nasional (Sirnas) Li-Ning Djarum Jawa Barat ( Jabar) Open 2015 mengaku bahwa persiapan telah rampung 100 persen. Namun dalam pelaksanaannya, banyak atlet yang mengajukan protes akibat minimnya sarana dan prasarana (sarpras). Salah satu atlet yang angkat suara adalah Aprilia Yuswandari, dirinya menyebut bahwa Gelanggang Olahraga (GOR) Pajajaran tidak layak untuk menggelar pertandingan. Selain panas, segi penerangan lampu pada malam hari juga sangat minim. Sehingga membuat kendala tersendiri bagi para pemain. “Dari beberapa GOR bulutangkis yang pernah saya ikuti, ini yang saya rasa cukup menguras tenaga. Hawanya panas, jika malam pencahayaan lampu tidak terlalu terang, kami jelas kesulitan saat bertanding,” kata Aprilia, Rabu (20/5/2015). Selain itu, terbatasnya jumlah lapangan menjadi faktor terhambatnya jadwal pertandingan dari waktu yang telah ditentukan. “Tujuh lapangan saat turnamen di Jakarta saja masih sering terjadi keterlambatan, apalagi ini, hanya tiga lapangan. Sementara hampir seluruh pebulutangkis se-Indonesia datang ke Kota Bogor,” tukasnya. Pindah ke Cipayung Penyelenggaraan Djarum Sirkuit Nasional Li Ning Jawa Barat Open 2015 di kota Bogor terpaksa dipindah ke Pelatnas Cipayung karena dituding melanggar Perda nomor 12 tahun 2009 mengenai Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di mana event olahraga disponsori oleh produk rokok. Kabid Sponsorship dan Dana Usaha PP PBSI, Yoppy Rosimi menampik tudingan tersebut. Dirinya menilai tidak ada pasal yang dilanggar dalam penyelenggaraan turnamen tersebut. “PBSI sudah sejak lama bekerja sama dengan Djarum Foundation, termasuk penyelenggaraan Djarum Sirkuit Nasional Li Ning Jawa Barat Open 2015 ini. Dalam hal ini, sebetulnya tidak ada peraturan yang dilanggar, karena Djarum Foundation bukanlah produk rokok seperti yang disebutkan,” ujar Yoppy Rosimin,. Sejumlah pihak terkait telah duduk bersama untuk mencari penyelesaian terbaik dan ternyata tetap mengalami jalan buntu. Oleh karena itu, maka diputuskan bahwa penyelenggaraan Djarum Sirkuit Nasional Li Ning Jawa Barat Open 2015 akan berpindah tempat dari GOR Pajajaran ke Pelatnas Cipayung, Jakarta Timur, mulai Jumat (22/5/2015).

Baca Juga :  Atlet Kabupaten Bogor Kembali Sumbang 29 Medali Emas di PON XX Papua

(Adilla Prasetyo Wibowo)