Untitled-8

Namanya 80’s Resto & Cafe. Ya, sudah pasti tempat hangout ini mengusung konsep era 80-an. Namun, pengunjung yang singgah di cafe ini kebanyakan para kawula muda. Selain konsep, menu yang ditawarkan 80’s pun cukup unik. Seperti apa?

Oleh : Guntur Eko Wicaksono
[email protected]

Aura 80-an langusng menyapa pengunjung yang datang. Hal tersebut terlihat dari suasana cafe yang di desain dengan dominasi warna hitam dan putih. Ornamen dinding pun diisi gambar musisi legendaris, seperti The Beatles, Michael Jackson dan Aerosmith. Tak sekedar gambar, alunan lagu pun disesuaikan dengan konsep ini. Belum lagi permainan lampunya. Terletak di Jalan Pandu raya No 1A, Kota Bogor, atau tepatnya dekat persimpangan Ceger-Cimahpar, 80’s Resto & Cafe ini dibesut oleh Tabroni. Meski baru berdiri sekitar dua mingguan, penikmatnya kebanyakan datang dari anak muda. “Memang sengaja kita konsep dengan nuansa 80-an. Saya pengen menghidupkan kembali gaya tahun 80-an. Baik dari segi musik hingga suasana,” ungkap Tabroni kepada BOGOR TODAY. Sementara itu, pengelola 80’s Resto & Cafe, Imam Mardiyanto, menjelaskan meski konsepnya 80-an, dari sisi menu pihaknya menyugihkan citarasa modern dan kebarat-baratan, seperti Black Jacks Hotdog dan Black Jacks Beef Burger. “Tak hanya warna, citarasa yang dihadirkan pun tak kalah uniknya. Dengan warna hitam ke abu-abuan roti dipadukan dengan tiga saus yang berbeda yakni saus tomat, saus mayonaise, saus mustard,” ujar lulusan sekolah pariwisata ini. Imam menambahkan selain menu unggulan makanan, cafe inipun menyediakan minuman unggulan yakni Infused Water yang di dalamnya terdapat campuran lemon, strawberri, mint dan air mineral. “Minuman ini paling sering dipesan karena unik dan menyehatkan,” kata pria pehobi panjat tebing ini. Menyasar segmentasi market keluarga dan anak muda, harga yang ditawarkan pun bervariatif. Untuk makanan dibanderol mulai Rp11.192 hingga Rp31.574, sedangkan untuk minumannya dibanderol dari harga Rp3.000 hingga Rp20.548. “Harganya keren dan unik, kan?,” pungkasnya.

Baca Juga :  Kisah Tan Ek Tjoan Pemuda Keturunan Tionghoa yang Namanya Dijadikan Merk Roti