Untitled-4

TIM Serigala menyegel posisi kedua di klasemen akhir usai menundukkan rival sekota mereka dalam Derby della Capitale di Olimpico

Oleh : ADILLA PRASETYO WIBOWO
[email protected]

Peringkat kedua Serie A Italia 2014/15 dipastikan menjadi hak milik AS Roma berkat kemenangan 2-1 atas Lazio dalam Derby della Capitale di Olimpico, Senin (25/5/2015) waktu setempat. Partai ini vital untuk aspirasi kedua tim merebut tiket otomatis ke fase grup Liga Champions musim depan menemani Juventus, dan gol penentu Mapou Yanga-Mbiwa lima menit jelang bubaran memastikan jatah itu didapat I Lupi. Menjauh empat poin menyusul kemenangan ini, Roma tak akan terkejar Lazio dengan sisa satu pertandingan. Sementara Gli Aquilotti sendiri terancam gagal finis di tiga besar. Meski masih unggul tiga poin atas Napoli, mereka harus menghadapi langsung I Vesuviani di San Paolo pada giornata terakhir pekan depan. Bertanding sebagai tim “tuan rumah”, Lazio langsung ngebut sejak dilakukannya sepak mula, sementara barisan pertahanan Roma terlihat kurang berkonsentrasi. Tak kurang dari dua peluang emas tercipta untuk Biancoceleste dalam sepuluh menit pembuka. Pertama sundulan keras Miroslav Klose menyambut umpan silang Antonio Candreva meleset tipis, dan selanjutnya tembakan Lucas Biglia dari bola kiriman Felipe Anderson diselamatkan kiper Morgan De Sanctis. Buruknya performa lini belakang Roma di awal pertandingan bahkan sampai membuat Daniel De Rossi terlihat meluapkan amarah pada rekan-rekannya. Setelahnya, permainan berjalan relatif berimbang, ketat, dan cenderung keras khas derby. Peluang bersih pun jadi sangat minim dengan kedua kubu lebih sering melepas upaya spekulatif. Sampai 45 menit awal selesai, kebuntuan skor di Olimpico belum terpecahkan. Seperti halnya di paruh pertama, pada awal babak kedua Lazio juga langsung memberikan tekanan dini. Dusan Basta melepas percobaan jarak jauh yang melenceng di samping kiri gawang. Untuk meningkatkan performa tim, bos Roma Rudi Garcia memutuskan menarik keluar sang kapten Francesco Totti dan menggantinya dengan Victor Ibarbo. Ini menjadi keputusan jitu karena Ibarbo kemudian menyuplai umpan untuk gol pembuka dari Juan Iturbe di menit 73. Setelah beberapa saat sebelumnya membuang kans emas dengan penyelesaian yang meleset dari jarak sangat dekat, Ibarbo menebusnya dengan kiriman assist matang untuk Iturbe dari sisi kanan. Stefano Pioli sebagai pelatih Lazio pun rupanya melakukan pergantian tak kalah cermat dari Garcia. Untuk mengejar ketertinggalan ia memasukkan Filip Djordjevic sebagai pengganti Mauri dan baru enam menit berada di lapangan pemain Serbia itu langsung mencetak gol! Felipe Anderson berpenetrasi di tepi kanan dan memberi umpan silang kepada Miroslav Klose dan nama terakhir ini meneruskan bola dengan sundulan ke arah Djordjevic yang sukses mengonversinya menjadi gol, juga melalui kepalanya. Namun, skor imbang 1-1 hanya bertahan tiga menit saja. Roma kembali meraih keunggulan setelah Mapou Yanga- Mbiwa sukses menuntaskan umpan Miralem Pjanic dari situasi tendangan bebas dengan tandukan akurat yang gagal dihadang Federico Marchetti. Dari tayangan ulang bek Prancis itu terlihat offside, tapi wasit tetap mengesahkan gol. Torehan Yanga-Mbiwa akhirnya menentukan kemenangan sekaligus peringkat kedua di klasemen akhir untuk Roma.