Povoden_2002_hlasna_treban-(1)

TEXAS TODAY – Wilayah Texas dan Oklahoma di Amerika Serikat dilanda banjir bandang yang menewaskan sedikitnya 3 orang dan menghancurkan ratusan rumah warga. Sekitar 1.000 orang dilaporkan ada di kamp pengungsian akibat banjir yang dipicu badai dan hujan deras ini. Warga kota San Marcos, Texas yang terdampak paling parah, diperintahkan untuk mengungsi dari rumah masing-masing mulai Minggu (24/5/2015) pagi waktu setempat, ketika ketinggian banjir mulai naik. Banjir yang terjadi ini dipicu oleh hujan deras yang terus melanda sejak akhir pekan. Jalanan setempat dipenuhi genangan air, sehingga mobil dan truk terjebak dan tenggelam di tengah jalan. Warga setempat ada yang menggunakan sofa yang bisa mengapung untuk keluar rumah. Demikian seperti dilansir AFP dan CNN, Senin (25/5/2015). Akibat banjir ini, peringatan Memorial Day yang dijadwalkan digelar pada Senin (25/5) waktu setempat, terpaksa dibatalkan. Otoritas San Marcos membangun sejumlah kamp pengungsian sementara bagi warga yang tidak bisa menempati rumahnya akibat banjir. “Perintah evakuasi disampaikan lewat 911 dan polisi serta petugas pemadam kebakaran yang mendatangi setiap rumah warga untuk memperingatkan warga di area terdampak,” demikian pernyataan otoritas kota setempat. Satu pria dilaporkan tewas di San Marcos, namun tidak disebut lebih lanjut identitasnya. Sedangkan tiga orang lainnya dilaporkan hilang di wilayah San Marcos. Banyak warga yang dilaporkan terjebak banjir di rumah mereka. Cuaca buruk menghambat petugas untuk melakukan penyelamatan via udara. Dua korban tewas lainnya berasal dari wilayah Oklahoma. Korban tewas pertama merupakan seorang wanita berusia 33 tahun di Tulsa, yang tewas setelah mobilnya tergelincir di tengah badai. Korban tewas kedua merupakan seorang petugas pemadam kebakaran di kota Claremore, yang tewas terbawa arus ketika berusaha melakukan penyelamatan warga yang terjebak banjir pada Minggu (24/5) pagi. Otoritas setempat masih memeriksa kerusakan yang terjadi akibat banjir di kedua wilayah. Dilaporkan sekitar 350-400 rumah warga di Texas hancur dan lebih dari 1.000 rumah lainnya rusak akibat banjir. Dua jembatan utama di wilayah Texas dan beberapa infrastruktur setempat juga mengalami kerusakan. “Di sepanjang jalan mungkin hanya satu atau dua rumah yang tersisa, dan sisanya rata dengan tanah,” tutur Kharley Smith yang merupakan koordinator penanggulangan urusan darurat di wilayah Hays County, Texas. Di Hays County, Texas, dilaporkan ratusan orang lainnya diselamatkan atau dievakuasi dari rumah masing-masing. Namun lebih dari 1.000 orang berada di penampungan hingga Minggu (24/5) sore waktu setempat. Garda Nasional yang tiba pada Minggu (24/5) waktu setempat, akan membantu evakuasi.

Baca Juga :  Facebook Berencana Mengubah Citra Perusahaan Dengan Nama Baru Pekan Depan

(Yuska Apitya/CNN)