Untitled-92

SUATU hari Ali bin Abitholib ditanya bagaimana cara Tuhan menimbang dan menghitung amal manusia yang sangat banyak itu? “Ya persis cara Tuhan memberi rizki pada hambahambaNya yang banyak itu,’’ jawab Saidina Ali seperti dikisahkan dalam buku Adab al-Dunya wa al-Din yang ditulis Imam Abu al-Hasan al-Mawardi. Tak ada kesulitan bagi Tuhan dalam mengatur rizki manusia, di mana pun mereka tinggal dan apapun pekerjaannya. Allah tidak pernah bingung. Yang bingung justru yang diberi rizki, karena dikendalikan nafsu dalam menggunakannya. Seperti halnya rizki tidak pernah tertukar, perhitungan di hari pembalasan juga tidak akan pernah tertukar. Yang adil dan yang dzalim sama-sama akan menuai perbuatannya. Yang baik dan yang jahat akan mendapatkan balasan sepadan. Manusia diberi pilihan dan alat memilihnya, akal sehat dan hati nurani.