10846227_1515282022057358_2972954932832406335_n

Bisnis makanan sehat membuka peluang bisnis seiring dengan tren hidup sehat yang sedang digemari berbagai kalangan, terutama wanita. Seperti yang dilakoni oleh Dini Hatta Pamuntjak dengan brand Dini Hari serta pemain lainnya Vanessa Budihardja, Shalindra Kawilarang, dan Krizia Liauw lewat brand Pura Vida.

Oleh : Apriyadi
[email protected]

Dini berinovasi dengan menyediakan produk sarapan sehat berupa overnight oats (bubur oats) dengan brand Dini Hari. Dini memulai bisnis ini tanpa sengaja. Awalnya, penggemar santapan sehat ini rajin mengunggah bubur oats bikinannya ke akun media sosialnya, Path dan Instagram. Ternyata, teman-teman kantornya suka bubur oats bikinannya dan mulai memesannya. Dari sinilah, Dini merintis Dini Hari, label produk overnight oats miliknya, sejak Oktober 2014. Dini Hari memang tak me – lulu bubur oats. Dini mencamp – urkan beberapa bahan sekaligus sehingga rasa overnight oats ini benar-benar menggoda lidah. Dia memadukan bubur oats dengan bahan-bahan lain seperti susu rendah lemak, yoghurt, chia, flax seed, sereal, granola, cokelat, muesli dan buah-buahan. Alih-alih langsung mencampurnya, Dini menata produk ini dalam wadah kaca ( jar) sehingga tampil cantik. Bubur oats Dini Hari tersedia dalam 14 varian. Yang paling laku adalah varian berasa cokelat, seperti choco banana, choco wafer dan choco strawberry. Tiap botol yang dijual dengan harga Rp 65.000. Setiap hari, Dini ratarata membuat 40 botol. “Profit dari usaha ini berkisar 40%,” kata Dini yang masih membatasi kapasitas produksinya karena masih bekerja. Pemain lain di usaha penjualan overnight oats ialah Pura Vida. Merek usaha ini ditemukan oleh tiga perempuan, yakni Vanessa Budihardja, Shalindra Kawilarang, dan Krizia Liauw. Sebagai Chief Operating dan Marketing Officer Pura Vida, Vanessa menceritakan, usaha ini dimulai dari ke gemaran Shalindra memasak. Shalindra punya pengalaman buruk akan gaya hidup tak sehat saat masih tinggal di luar negeri. Dus, ketika kembali ke t anah air, perempu an yang akrab disapa Sha ini melanjutkan gaya hidup sehat dengan clean eating. Sha pun kerap mengunggah foto makanan sehat yang ia buat di situs jejaring sosial Instagram. Vanessa bilang bahwa dari situ, ia melihat, banyak orang tertarik untuk juga bisa menikmati makanan sehat. “Apalagi tahun lalu, tren gaya hidup sehat sedang naik daun,” ujarnya. Ia tak mau melewatkan peluang itu. Vanessa pun mengajak Shalendra dan Krizia untuk mulai usaha makanan sehat yang diberi nama Pura Vida. Vanessa mengatakan, awalnya mereka memproduksi minuman jus. Namun, ia mengakui persaingan dalam memasarkan jus sangat ketat. Makanya, mereka beralih memproduksi overnight oats yang kemudian diberi merek Nochè. “Oats itu unik dan belum ada yang menawarkan pada waktu itu,” kata Vanessa. Jadi bisa dikata, Pura Vida merupakan pelopor usaha ini di Jakarta. Respons masyarakat cukup bagus karena permintaan Nochè kian meningkat. Ketika pertama kali menjual overnight oats, Pura Vida hanya memproduksi sekitar 30 botol per minggu. Kini, kapasitas produksi Pura Vida naik pesat menjadi lebih dari 1.000 botol per bulan. Ada lima varian overnight oats yang dipasarkan, yakni chunky monkey, sticky date, banana kreme, chia nilla, dan kakao chia. Dua varian Nochè yang paling sering dipesan ialah chunky monkey dan kakao chia. Masing-masing varian terdiri dari rolled oats atau oats utuh. Tiap botol Nochè dipasarkan dengan kisaran harga Rp50.000 hingga Rp80.000. Lantaran tidak menggunakan bahan pengawet atau perasa, Nochè hanya bertahan sekitar lima hari di kulkas. Tet api Vanessa bilang, jika disimpan dalam freezer, produk ini bisa bertahan selama dua minggu. Ia melanjutkan, sekarang sudah banyak kompetitor yang juga menawarkan overnight oats. Akan tetapi, Pura Vida tidak mau bersaing dari segi harga. “Harga Nochè disesuaikan dengan kualitasnya karena kami memang menju al produk premium,” cetus dia. Bisnis makanan sehat me – nyimpan potensi besar di tengah tren gaya hidup sehat yang berkembang di masyarakat urban. “Ini memang peluang baru. Dari orang-orang yang suka maraton, yoga, dan olahraga lainnya, mereka juga mulai memperhatikan makanannya,” terang Dini. Tak jauh berbeda, Vanessa menuturkan, masyarakat sudah teredukasi mengenai gaya hidup sehat. Di sisi lain, kesibukan dan kemacetan membuat orang sulit menyediakan makanan sehat. Itulah yang memberi celah pada usaha overnight oats. Apalagi, sebagai menu sarapan, makanan ini juga menjadi pilihan lantaran praktis.