Berita-3-(3)

NEW YORK, Today – Sa­ham-saham di Wall Street be­rakhir melorot pada Selasa (26/5/2015) waktu setempat (Rabu pagi WIB) didorong pen­guatan dollar AS. Indeks Dow Jones Industrial Average ditu­tup turun 190,48 poin (1,04 persen) pada 18.041,54.

Indeks berbasis luas S&P 500 berakhir turun 21,86 poin (1,03 persen) menjadi 2.104,20, sedangkan indeks komposit teknologi Nasdaq berkurang 56,61 poin (1,11 persen) ke po­sisi 5.032,75.

Kurs dollar AS naik tajam terhadap euro dan mata uang lainnya setelah data ekonomi AS yang kuat dan pembic­araan Yunani yang sedang kekurangan uang dengan para kreditornya semakin mengkha­watirkan.

“Bangkitnya kembali kekha­watiran tentang Yunani me­nyebabkan euro lebih lemah dan dolar lebih kuat, dan itu menambah kekhawatiran un­tuk semua orang yang melaku­kan bisnis di luar negeri,” kata Direktur Pelaksana Perdagan­gan Ekuitas Wedbush Securi­ties, Michael James.

Baca Juga :  Kondisi MFA Dikabarkan Mengalami Muntah-muntah dan Sulit Berkomunikasi

Data AS yang lebih kuat juga telah memicu spekulasi bahwa Federal Reserve AS akan me­naikkan suku bunganya. “Leb­ih cepat dari yang orang-orang perkirakan,” kata James.

Saham Time Warner Cable melonjak 7,3 persen menyusul pengumuman Charter untuk menciptakan sebuah raksasa kabel. Langkah ini dilakukan setelah Comcast pada April menarik tawaran untuk Time Warner Cable setelah ada pe­nentangan dari regulator anti­trust. Saham Charter naik 2,5 persen dan saham Comcast bertambah 1,2 persen.

Banyak saham teknologi mundur, termasuk anggota Dow, Apple turun 2,2 persen, Google turun 1,4 persen, Face­book turun 1,5 persen dan pe­rusahaan biotek seperti Amgen turun 2,8 persen.

Baca Juga :  Menghindari Penggeledahan Petugas, Seorang Narapidana Nekat Telan Ponselnya

Saham minyak seperti Chevron berkurang 1,5 pers­en dan Anadarko Petroleum merosot 2,3 persen, mender­ita karena penurunan harga minyak. Harga tembaga yang lebih rendah juga menekan raksasa logam dan minyak Freeport-McMoRan yang jatuh 4,3 persen.

Saham maskapai pener­bangan juga melemah, den­gan Delta Air Lines jatuh 3,1 persen dan United Continen­tal berkurang 3,3 persen. First Solar turun 7,3 persen setelah RBC Capital Markets menu­runkan peringkat sahamnya, mengatakan pesaing-pe­saingnya telah menyusul den­gan modul-modul berbiaya rendah.

(Adil | net)