alfian mujaniSEORANG ustadz berpendapat, salah satu yang paling indah dari puasa Ramadlan adalah ke­sediaan umat Islam untuk makan pada waktu yang sama dan tidak makan pada waktu yang sama. Ada hikmah yang terlahir dari kondisi semacam ini, yakni menguatnya rasa persaudaraan dan ke­bersamaan dalam iman.

Baca Juga :  MUSIBAH

Betapapun yang dimakan saat berbuka berbeda-beda, namun keadilan Allah untuk membahagiakan orang yang yang berbuka adalah sama. Ini membuktikan bahwa keleza­tan makanan adalah urusan lidah, sementara kenikmatan puasa adalah urusan hati. Meski­pun demikian, alangkah mulianya mereka yang mau berbagi kelezatan makanannya dengan orang biasa makan seadanya.

Baca Juga :  MUSIBAH

Bangunan masyarakat Islam yang ditegakkan atas dasar kesamaan-kesamaan seperti di atas, yakni kesamaan nilai kemanu­sian, semangat persatuan dan rasa persau­daraan, sungguh merupakan bangunan ko­koh yang layak menjadi tempat bernaungnya peradaban manusia yang beradab. Selamat menjalankan ibadah puasa hari ketiga….!