Untitled-11BOGOR TODAY – Kepala Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsos­nakertrans), Anas S Rasmana, lagi keban­jiran pekerjaan. Pekan ini, ia ketiban job dari Satpol PP Kota Bogor. Tak kurang dari 25 pasangan mesum bukan suami istri dikirim untuk diberi pembinaan. Se­lain juga melatih PSK (Pekerja Seks Kom­ersil) binaan.

Kepala Dinsosnakertrans, Anas S Ras­mana mengatakan, pembinaan untuk 25 pasangan mesum masih berupa nasihat dan teguran saja. “Kami memberikan nasehat dan menekankan agar tidak mengulangi perbuatanya. Kalau me­mang mengulang baru kami ditindak,” ujarnya.

Baca Juga :  Modus Gudang Beras, Tempat Hiburan Malam di Kemang Disegel

Anas menjelaskan, dari puluhan yang terjaring hanya satu orang yang berprofesi sebagai Pekerja Seks Komer­sial (PSK), kebanyakan yang tertangkap dalam razia tersebut, remaja yang ber­pacaran dan selingkuhan.

“Untuk yang PSK baru terjaring di ja­lan, kami beri pelatihan dari mantan PSK Kota Bogor. Kami juga lakukan penda­taan by name by addres, kedepan kami berikan modal untuk membuat usaha kue, dan menjahit,” ujarnya.

Baca Juga :  Warga Rusunawa Kota Bogor, Kini Bayar Sewa Lewat SIPACAR

Selain itu, dalam kegiatan pelatihan, Dinsos sudah menyiapkan dari mulai modal hingga peralatan penunjangnya. “Intinya mereka diberikan pelatihan agar bisa mencari nafkah dengan cara halal. Saya juga apresiasi kinerja Satpol PP yang selangkah lebih maju dari Din­sosnakertrans,” katanya.

(Rizky Dewantara)