BOGOR TODAY – Ada yang aneh dalam pembe­rian bantuan benih padi dan pupuk untuk Kota Bogor tahun ini. Data kebutuhan dan bantuan yang turun tak seimbang alias njomplang. Di­nas Peternakan dan Pertanian (Distani) Kota Bogor tak suara soal data dengan Korem 061/ Suryakancana.

Dinas Peternakan dan Pertanian (Distani) Kota Bogor mengklaim ada 750 hektar lahan pertanian yang membutuhkan bantuan. Na­mun, data lapangan menyebutkan, di Kecama­tan Tanah Sareal ada 8 hektar, Kecamatan Bo­gor Barat ada 170 hektar, Kecamatan Bogor Selatan ada 246,07 hektar, Kecamatan Bogor Utara ada 9,2 hektar, Kecamatan Bogor Timur ada 31 hektar totalnya hanya ada 464,27 hek­tar lahan pertanian di wilayah Kota Bogor.

Baca Juga :  Perumda Tirta Satria Menimba Ilmu di Perumda Tirta Pakuan

Soal njlomplang data ini, Komandan Korem 061/Suryakancana, Kolonel Inf Fulad mengata­kan, persoalan sikron data ini adalah masalah yang utama, sehingga harus memberikan data yang pasti. “Karena memang prajurit saya yang mengecek ke lapangan. Maaf mungkin Distani belum mengecek ke lapangan lagi. Sekarang untuk mensingkronkan ada tiga hal yang harus di tandatangani oleh Danramil, Distani dan PPS. Oleh sebab itu ada prosedur harus lapo­ran yang pasti,” ungkapnya, di ruang kerjanya.

| | | Next → |