150226082ilustrasiberas

KUALA LUMPUR TODAY – Isu beredarnya beras plastik asal Cina kini mengguncang Malaysia. Kabar tentang telah masuknya beras palsu ini beredar melalui aplikasi layanan pesan WhatsApp dan jejaring sosial seperti Facebook dan Twitter.

Para ahli kesehatan dan ahli diet di negara itu juga telah memperin­gatkan bahwa mengkonsumsi biji-bijian palsu tersebut, yang dicampur dengan zat beracun, bisa merusak sistem pencernaan secara serius. Beras palsu ini umum dijual di pasar Cina, terutama di Taiyuan di Provin­si Shaanxi.

Menteri Perdagangan Dalam Neg­eri, Koperasi, dan Konsumerisme Malaysia Hasan Malek mengatakan ia sudah menerima laporan terkait den­gan peredaran beras palsu dan me­nyatakan akan serius menanganinya. “Berita itu bisa benar atau salah; kami tidak tahu. Tapi kita tak bisa men­ganggap remeh dan akan melakukan penyelidikan secara nasional,” kat­anya seperti dikutip The Star.

Baca Juga :  Menghindari Penggeledahan Petugas, Seorang Narapidana Nekat Telan Ponselnya

Beras plastik, kabarnya terbuat dari kentang dan ubi jalar, dengan resin sintetis untuk membuatnya menjadi bentuk layaknya beras bi­asa. Beras ini dikabarkan dikirim ke India, Indonesia, Vietnam, dan akh­ir-akhir ini, Singapura.

Hasan mengatakan, tim investi­gasi akan fokus ke toko-toko kelon­tong kecil untuk memeriksa apakah mereka menjual beras palsu terse­but, terutama di pinggiran kota dan pedesaan. “Kami akan melakukan investigasi dan mendorong kon­sumen untuk melaporkan kepada kementerian jika mereka menemu­kan beras tersebut,” katanya.

Baca Juga :  Lavanya Sivaji Miss World Malaysia 2021 Mengklaim Batik Merupakan Budaya Malaysia, Netizen Indonesia : Ratu Klaim

Sumber dari industri beras men­gatakan jika beras palsu tersebut telah memasuki negara mereka, maka tidak akan dijual secara terbu­ka di supermarket dan hypermarket. Satu-satunya cara agar bisa terjual, adalah dengan mencampurnya den­gan beras biasa. “Hanya dengan be­gini maka beras palsu itu menjad sulit dideteksi,” kata sumber itu. (/net)