alfian mujani

DEMAM menjelang bulan suci Ramadhan sudah terasa meng­getarkan. Bukan de­mam ibadah. Tetapi demam harga berba­gai bahan kebutuhan pokok. Mulai cabai hingga telur ayah ras sudah meroket tak karuan. Bawang mer­ah dan beras pun ikut-ikutan naik tak terken­dali. Bahkan gula pasir pun ikut bergolak.

Harga telur ayam ras, misalnya, yang biasa dijual Rp 18.000 perkilo, kemarin sudah berada di kisaran Rp 22.000. Bawang merah terus merangkak naik dari Rp 35.000 menjadi Rp 45.000. Gula pasir juga sudah berada di kisaran Rp 15.000 perkilo. Kenaikan harga berbagai kebutuhan pokok ini masih akan terus naik hingga menjelang Lebaran Idul Fitri pertengahan Juli nanti.

Masyarakat tampaknya sudah sangat apatis. Harapan mereka terhadap negara yang tak kunjung hadir ketika dibutuhkan rakyat, sudah berubah menjadi kekecewaan. Masyarakat tampaknya sudah tak begitu hi­rau dengan omongan abdi negara. Rakyat akan melanjutkan hidupnya dengan cara dan logika rakyat.