Untitled-5JAKARTA TODAY – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menegaskan tidak akan melarang to­tal produksi dan konsumsi minuman keras (miras). Ada pengecualian di sektor produk­si, distribusi, hingga konsumsi minuman beralkohol.

Anggota Badan Legislatif dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Mu­hammad Arwanoi mengatakan, rancangan undang-undang (RUU) mengenai pelar­angan minuman beralkohol yang tengah dibahas di badan legislatif ini sudah pernah diusulkan dan dibahas sebelumnya di peri­ode lalu.

Baca Juga :  Viral Perempuan Muda Remas Payudara Beredar di Twitter, Warganet : Kalah Sama yang 21 Detik

“Ini berdasarkan usulan masyarakat yang khawatir akan minuman beralkohol,” katanya ditemui dalam sebuah diskusi di Gandaria City, Jakarta, Rabu (10/6/2015).

| | | Next → |