Berita-2

BOGOR, Today – Gelanggang Olahraga (GOR) Pusat Pendidi­kan dan Latihan Pelajar Daerah (PPLPD) sering dilirik oleh tim na­sional (Timnas) untuk menggelar pertandingan dalam rangka lati­han menjelang kejuaraan.

Belum lama, GOR PPLPD yang berlokasi di Kelurahan Karadenan Cibinong digunakan oleh Timnas Voli Putri Indonesia yang meng­gelar uji tanding melawan tim voli Vanching Putera asal Jakarta.

Direktur PPLPD, Yadi Mulyadi mengatakan bahwa PPLPD me­mang menitikberatkan pada ke­lengkapan sarana dan prasarana (Sarpras) sesuai dengan standar masing-masing cabang olahraga (cabor) sebagai penunjang latihan para atlet muda.

“PPLPD ada kan untuk mencetak talenta-talenta muda di Kabupaten Bogor untuk di­cetak menjadi atlet berprestasi. Sehingga di masa depan mer­eka bisa menjadi atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Bumi Tegar Beriman hingga kancah internasional,” katanya.

Baca Juga :  Ini Penampakan Anastasia Luppova, Pemain Billiard Handal Hot

Lebih lanjut dikatakannya, untuk gelaran Pekan Olahraga Daerah Jawa Barat (Porda Jabar) XIII/2018 mendatang, dimana Kabupaten Bogor didaulat men­jadi tuan rumah. PPLPD bertekad memperkuat kontingen Kabupat­en Bogor dengan menyumbang­kan banyak atlet. “Kami siap men­dukung target Kabupaten Bogor Kahiji,” tegasnya.

Terkait pertandingan tim­nas voli putri, Yadmul, sapaan akrabnya mengatakan bahwa target lolos ke final menjadi harga mati untuk Tim Nasional Voli Putri Indonesia, pada SEA Games Singapura, pertengahan Juni mendatang. Persiapan terus dilakukan, salah satunya dengan melakukan uji coba.

Baca Juga :  Atlet Kabupaten Bogor Kembali Sumbang 29 Medali Emas di PON XX Papua

Saat ini, mereka sedang melakukan sentralisasi pelatnas. Salah satunya menggelar uji tand­ing menghadapi tim voli Vanching Putera asal Jakarta di GOR PPLPD. Dipilihnya GOR PPLPD merupak­an apresiasi timnas kepada Kabu­paten Bogor. “Ini adalah uji coba, atau latihan timnas menjelang SEA Games. Agenda seperti ini memang biasa dilakukan para pemain timnas sebelum mereka bertarung di pertandingan yang sesungguhnya,” tutupnya.

(Adilla Prasetyo Wibowo)