ihsg-anjlok-2-unilever-gudang-garam-pimpin-pelemahan-deR6H8NGaUJAKARTA, Today – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup dengan melanjutkan tren pelemahan, Senin (29/6/2015). IHSG turun 25,76 poin atau 0,5 persen ke 4.959,25. Sebanyak

116 saham menguat, 168 saham melemah dan 93 saham stagnan. Nilai transaksi mencapai Rp2,5 triliun dari 2,4 miliar lembar saham diperdagangkan.

Indeks LQ45 turun 5,81 poin atau 0,7 persen ke 851,84, Jakarta Islamic Index (JII) turun 5,18 poin atau 0,8 persen ke 661,64, indeks IDX30 turun 2,88 poin atau 0,6 persen ke 440,68, dan indeks MNC36 turun 1,33 poin atau 0,5 persen ke 266,80.

Baca Juga :  LBH Konsumen Jakarta Dukung Menteri BUMN Gratiskan Toilet SPBU Seluruh Indonesia

Sektor pergerakan IHSG kompak melemah dengan sektor yang menurun terdalam adalah sektor perkebunan 1,2 persen.

Di Asia, indeks Hang Seng naik 320 poin atau 1,2 persen ke 27.080, indeks Nikkei naik 253 poin atau 1,26 persen ke 20.428, dan Straits Times naik 0,68 persen ke 3.323.

Adapun saham-saham yang bergerak dalam jajaran top gainers, antara lain saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) naik Rp50 menjadi Rp5.625, PT Bali Towerindo Sentra Tbk (BALI) naik Rp100 menjadi Rp2.600 dan PT Astra Realty Tbk (ASRI) naik Rp35 menjadi Rp555.

Baca Juga :  LBH Konsumen Jakarta Dukung Menteri BUMN Gratiskan Toilet SPBU Seluruh Indonesia

Sedangkan saham yang bergerak di deretan top losers, antara lain saham PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp200 menjadi Rp46.000, PT XL Axiata Tbk (EXCL) turun Rp135 menjadi Rp4.015, dan PT Mayora Indah Tbk (MYOR) turun Rp625 menjadi Rp26.275.

(OKZ/Apri)