hamilton-254

LONDON, Today - Lewis Hamilton su­dah melupakan kegagalannya mere­but gelar juara balapan Formula 1 seri Monaco. Pembalap andalan Mer­cedes tersebut kini fokus menatap seri Kanada akhir pekan nanti.

Kemenangan di Kanada bakal membuat Hamilton mengoleksi em­pat gelar. Sebelumnya, pembalap asal Inggris berusia 30 tahun tersebut sukses memetik kemenangan musim 2007, 2010 dan 2012.

Jika ambisi itu terwujud, Ham­ilton akan melewati rekor Nelson Piquet. Legenda Brasil tersebut juga mampu memetik tiga kemenangan di Kanada. Yakni pada musim 1982, 1984 dan 1991.

Hingga kini, rekor kemenangan terbanyak masih dibukukan Michael Schumacher. Pria asal Jerman terse­but sukses tujuh kali melaju ke po­dium juara pada musim 1994, 1997, 1998, 2000, 2002, 2003 dan 2004 silam.

Baca Juga :  Atlet Kabupaten Bogor Kembali Sumbang 29 Medali Emas di PON XX Papua

“Saya tak selalu punya keberun­tungan di Kanada. Namun, saya tak pernah gagal ke podium. Kanada memberikan kenangan bagus, terma­suk kemenangan pertama,” terang Hamilton di laman Sky Sports.

Namun dirinya yakin bisa bangkit di GP Kanada akhir pekan ini, setelah lomba yang mengecewakan pada seri sebelumnya. Lebih lanjut, menurut dia, Montreal adalah tempat yang pas baginya untuk tampil meledak.

Petualangan juara Hamilton di seri sebelumnya yakni GP Monaco digagalkan oleh pitstop. Posisi satu yang tadinya dihuni pun diserobot oleh rekan setim, Nico Rosberg, dan pembalap Ferrari Sebastian Vettel.

Baca Juga :  Kepulangan Eriska Agustina Atlet Tarung Drajat Asal Cisarua Peraih Medali Emas di PON XX

Yang menyesakkan, kala di Monte Carlo, Hamilton sempat unggul se­jauh 20 detik dari Rosberg. Pembalap berjuluk The Boss ini pun telah ban­yak belajar dari kesalahan dan siap bangkit dalam GP Kanada.

“Jelas, itu adalah kekecewaan besar bagi saya, juga tim. Tapi, kami akan belajar dari kesalahan tersebut dan menatap ke depan bersama-sa­ma seperti yang kami biasa lakukan,” kata Hamilton.

“Saya baru melupakan Monte Carlo dan siap bangkit. Saya tidak bisa meminta tempat yang lebih baik un­tuk bangkit selain di Montreal,” man­tan kekasih penyanyi Nicole Scherz­inger ini.

(Imam/net)