silver

Pada tahun 2015 ini, HTC tampak agresif bermain di pasar smartphone Android. Setelah di awal tahun merilis One M9, perusahaan asal Taiwan itu kini merilis perangkat terbarunya HTC One ME

Oleh : Adilla Prasetyo Wibowo
[email protected]

Seperti BOGOR TODAY rangkum dari GSM Arena dan Kompas.com, Kamis (4/6/2015), HTC One ME merupakan pon­sel pertama di dunia yang dirilis dengan prosesor terbaru buatan Mediatek, Helio X10.

Prosesor ini sendiri memiliki arsitektur 64- bit, memiliki clock speed 2,2 GHz, dan octa-core. Komponen ini diumum­kan oleh Mediatek sekitar bulan Maret 2015 lalu.

HTC One ME memiliki desain fisik yang tidak jauh berbeda dari HTC One M9. Perbedaannya, produk baru tersebut tidak dilengkapi dengan material metal sepenuhn­ya. Bagian tubuhnya dis­elimuti dengan cangkang berbahan polycarbonate. Sementara itu, bagian rangkanya tetap menggu­nakan bahan metal.

Baca Juga :  Skripsi Sudah Dicorat-coret Tapi Malah Diprank Kampus, Alasannya Bikin Nangis Bombay

Terdapat juga se­buah tombol fisik, tepat di bawah layar. Tombol tersebut dapat digunakan sebagai sensor pemindai sidik jari.

Bentang layarnya pun sedikit berbeda. Layar One ME sedikit lebih be­sar, yakni 5,2 inci dengan resolusi Quad HD (1.440 x 2.560 piksel). Sedangkan, HTC One M9 memiliki la­yar 5 inci dengan resolusi Full HD (1.080 x 1.920 pik­sel).

Adapun spesifikasi lain­nya juga tidak jauh ber­beda dari HTC One M9. Ia dilengkapi dengan RAM 3 GB, media penyimpanan internal 32 GB dengan dukungan kartu microSD, dan baterai 2.840 mAh.

Baca Juga :  Rabu Pagi Masyarakat di Indonesia Dapat Menyaksikan Planet Merkurius Dengan Mata Biasa

Di bagian belakang, terdapat kamera 20 meg­apiksel dengan kemam­puan merekam video 4K dan dual lampu flash LED. Bagian depan, terdapat kamera UltraPixel 4 meg­apiksel.

Perangkat ini berjalan di sistem operasi Android Lollipop yang dipercantik dengan tampilan antar­muka Sense.

HTC One ME bakal diri­lis dalam tiga versi warna, yakni meteor grey, gold sepia, dan rose gold. Per­angkat ini akan diluncur­kan pertama kalinya di Tiongkok dan menyusul ke beberapa negara Asia lainnya. Belum diketa­hui harga dari perangkat tersebut.