20140205_115351_makan-konate-usai-latihanvBANDUNG , TODAY – Kisruh sepakbola Indonesia anatara Kemenpora dan PSSI mem­buat kompetisi terhenti hing­ga turunnya sanksi FIFA.

Tapi, di tengah karut marut itu dua penggawa asing PERSIB mendapat penghargaan dari salah satu media olah­raga di Tanah Air. Ked­uanya adalah Makan Konate dan Vladimir Vujovic.

Konate terpilih sebagai pemenang tiga nominasi peng­hargaan terbaik ISL 2014, yaitu Gelan­dang Terbaik, Pemain Asing Terbaik, dan Pemain Terbaik.

Sementara Vujo­vic terpilih sebagai bek terbaik. Selain mereka masih ada nominasi lain yang didapatkan oleh pe­main peserta ISL musim lalu.

“Alhamdullilah saya dapat tiga piala. Selain saya dari PERSIB ada Vladimir (Vujovic) yang mendapat piala untuk pemain ISL musim lalu,” kata Konate.

Baca Juga :  Kepulangan Eriska Agustina Atlet Tarung Drajat Asal Cisarua Peraih Medali Emas di PON XX

Penghargaan itu membuatnya bangga apalagi keluarganya di Mali pun sangat senang saat dikabari soal ini.

Konate mengatakan, minimal penghargaan itu menjadi salah satu pengobat dirinya yang merasa kece­wa dengan situasi sepakbola Tanah Air saat ini.

“Saya memberi tahu keluarga di Mali, mereka juga sangat senang dan bangga. Ini juga membuat saya bangga sebagai pemain Persib. Karena piala ini didapatkan karena kerjasama den­gan pemain lainnya juga,” ucapnya.

Data yang terhimpun, Konate dan pemain lainnya terpilih melalui penilaian yang dilakukan oleh salah satu media olahraga yang kemudian dilemparkan kepada masyarakat melalui jajak pendapat.

Baca Juga :  Atlet Kabupaten Bogor Kembali Sumbang 29 Medali Emas di PON XX Papua

Selama sebulan, jajak pendapat mengumpulkan 7.421 suara. Ter­dapat delapan kategori peng­hargaan, yaitu mulai dari kiper, bek, gelandang, striker, pelatih, pemain muda, pemain asing, hingga pemain terbaik.

Seperti diketahui, kondisi sepakbola Indonesia saat ini mamaksa banyak klub mem­bubarkan tim, dan memutus kontrak dengan pemain tidak kecuali pe­main asing.

Persib pun saat ini ma­sih belum m e n g a m b i l sikap tentang pemain yang d i k o n t r a k n y a , meskipun sudah terlontar wacana untuk memulang­kan pemain asingnnya dan dilanjutkan oleh pe­main lokal.

(Imam/net)