yfr_150206075553347_11

MUGELLO, Today - Performa tangguh ditunjukkan Yamaha di MotoGP Italia. Jorge Lorenzo tampil sebagai juara dan mencetak hat-trick, Valentino Rossi juga mempertontonkan aksi yang tak kalah menawan.

Lorenzo keluar sebagai juara dengan catatan waktu 41 menit 39,173 detik. Ia start sangat solid, dengan mengalahkan Andrea Iannone sebagai pemegang pole position saat lomba dimulai dan mampu mempertahankan posisinya terus di de­pan sampai balapan selesai.

Kemenangan ini sekaligus menun­jukkan bahwa Lorenzo mulai on fire, karena selalu menang dalam tiga seri berturut-turut. Sebelumnya, di tiga seri pertama ia selalu finis di luar podium.

Tak kalah gemilang adalah Rossi. Tercecer di posisi kesembilan saat start, namun perlahan tapi pasti ia menyodok ke depan, mengalahkan sejumlah rival­nya, dan finis di urutan ketiga. Dengan demikian The Doctor selalu naik podium dalam 6 seri tergelar sejauh ini.

Di antara Lorenzo dan Rossi adalah Iannone, yang tampil konsisten dalam menjaga kecepatannya. Inilah podium kedua pebalap Ducati itu setelah di seri pertama mencapai posisi tiga besar di Qatar.

Baca Juga :  Atlet Kabupaten Bogor Kembali Sumbang 29 Medali Emas di PON XX Papua

Nasib sial dialami sang juara bertah­an, Marc Marquez. Rider Honda itu ter­jungkal dari tunggangannya di enam lap terakhir, dan untuk kedua kalinya harus retired di musim ini.

Sebelumnya, Lorenzo juga kecewa dengan performa motor YZR-M1 yang belum tampil optimal. Lorenzo men­gatakan perlu ada perubahan signifikan di kuda besinya jika ingin meraih hasil maksimal di babak kualifikasi sekaligus menantang langsung para pesaingnya.

“Jujur saya tidak senang dengan kin­erja yang ditampilkan motor saya. Saya pikir kami perlu melakukan banyak pe­rubahan untuk mencapai hasil maksi­mal,” jelas Lorenzo seperti mengutip situs resmi MotoGP.

“Namun, memulai akhir pekan den­gan meraih posisi dua dan tiga meru­pakan start yang luar biasa. Jika kami bisa memperbaiki kecepatan motor dalam waktu dekat, saya pikir kami akan mendapat hasil yang lebih bagus. Selain itu, saya juga menantang para pesaing meraih hasil terbaik di babak kualifika­si,” urainya.

Rider Movistar Yamaha Valentino Rossi mengaku punya laju bagus meski­pun akhirnya harus puas mengawali MotoGP Italia dari posisi delapan. Me­nariknya, dari posisi itu Rossi sudah meraih dua kemenanganya musim ini.

Baca Juga :  Kepulangan Eriska Agustina Atlet Tarung Drajat Asal Cisarua Peraih Medali Emas di PON XX

“Kami sudah memutuskan untuk memodifikasi motornya dan aku cukup puas karena kami terus membaik setiap keluar ke lintasan,” kata Rossi di Crash. net.

Honda Bermasalah

Pebalap tim pabrikan Ducati, Andrea Dovizioso meyakini bahwa keterpuru­kan Repsol Honda musim ini bukanlah kesalahan Marc Marquez, melainkan Departemen Balap Honda sendiri. Hal ini ia sampaikan dalam wawancaranya bersama Speedweek.

Sejauh ini Marquez memang tak tampil begitu konsisten dan kerap mengeluhkan karakter RC213V yang ia nilai terlalu agresif. Dovizioso pun bisa melihat hal ini juga terjadi pada pebalap Honda lainnya, seperti Dani Pedrosa, Cal Crutchlow dan Scott Redding.

“Saya rasa Marc tak punya masalah, kita tak boleh meremehkannya. Hanya saja Honda tak berada di level yang kita semua kira. Semua pebalap Honda tidak tampil terlalu bagus musim ini kecuali Marc. Tapi Kami harus tetap waspada,” ujar Dovizioso.

(Imam/net)