Screenshot_041415_074515_AMJAKARTA, Today – Bursa saham Indonesia kembali anjlok melanjutkan sesi sebelumnya. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) penutupan perdagangan, Selasa (9/6/2015), kembali anjlok 115,11 poin atau 2,3 persen ke 4.899,88.

Sebanyak 56 saham menguat, 277 saham melemah, dan 58 saham stagnan. Menutup perdagangan, telah terjadi transaksi sebesar Rp5,2 triliun dari 4,05 miliar lembar saham diperdagangkan.

Indeks LQ45 turun 24,68 poin atau 2,9 persen menjadi 838,75, Jakarta Islamic Index (JII) turun 17,17 poin atau 2,6 persen menjadi 655,70, indeks IDX30 melemah 12,74 poin atau 2,9 persen menjadi 434,13, dan indeks MNC36 terkoreksi 8,40 poin atau 3,1 persen menjadi 262,32.

Baca Juga :  Kedai Kopi Ruang Rakyat Hadir Dengan Menu Kopi Khas Dataran Tinggi Bandung

Sektor penggerak IHSG seluruhnya anjlok, dengan pelemahan tertinggi di sektor konsumer 3,5 persen. Di Asia, indeks Nikkei turun 360 poin atau 1 persen menjadi 20.096, indeks Hang Seng turun 326 poin atau 1 persen menjadi 26.989, dan indeks Straits Times turun 0,6 persen menjadi 3.299.

Adapun saham-saham yang bergerak dalam jajaran top gainers, antara lain saham PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) naik Rp475 ke Rp16.800, saham Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk (SMAR) naik Rp450 ke RP5.500, saham PT Lippo General Insurance Tbk (LPGI) naik Rp300 ke Rp5.900.

Baca Juga :  Sentul City Kembangkan Konsep Green Living

Sedangkan saham-saham yang bergerak di deretan top losers, antara lain saham PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp2.175 ke Rp43.025, saham PT Unilever Tbk (UNVR) turun Rp1.850 ke Rp39.700, dan saham PT United Tractor Tbk (UNTR) turun Rp1.350 ke Rp20.500.

(OKZ/Apri)