Álvaro-Morata-Carlos-TévezJUMLAH 120 gol yang sudah dibuat Lionel Messi, Luis Suarez, dan Neymar menunjuk­kan betapa besar potensi bahaya mereka un­tuk Juventus. Meski seakan-akan tindak ter­hentikan, Giorgio Chiellini yakin ketiganya bisa diredam

Oleh : ADILLA PRASETYO WIBOWO
[email protected]

Juventus dan Barcelona sudah delapan kali bertemu di kompetisi Eropa. Soal rekor pertemuan, Bianconeri sedikit lebih ung­gul daripada Blaugrana.

Kedua klub sudah bertemu dalam empat seri pertandingan dua leg sejak musim 1970- 1971. Kala itu di kompetisi Inter Cities Fairs Cup, Juve dan Barca saling berhadapan di putaran kedua. Juve mengungguli Barca dengan agre­gat 4-2 setelah membukukan kemenangan den­gan skor 2-1 di masing-masing leg.

Juve dan Barca kemudian bertemu di ba­bak perempatfinal ajang European Cup musim 1985/1986. Barca menyingkirkan Juve yang merupakan juara bertahan dengan agregat 2-1.

Musim 1990/1991, Juve dan Barca diperte­mukan di semifinal ajang Piala Winners’. Barca menang 3-1 atas Juve di leg pertama, tapi ke­mudian kalah 0-1 di leg kedua yang merupakan laga tandang. Gol tunggal Juve di laga itu dile­sakkan oleh Roberto Baggio.

Di ajang Liga Champions, Juve dan Barca berhadapan di musim 2002/2003. Saling sikut di perempatfinal, Juve mengungguli Barca dengan agregat 3-2. Juve sendiri pada akhirnya lolos ke final, tapi kalah dari AC Milan lewat adu penalti.

Secara keseluruhan, dari delapan kali pertemuan, Juve mencatat empat kemenan­gan atas Barca. Sementara Barca punya dua kemenangan dan dua laga sisanya berakhir imbang. Juve dan Barca akan kembali berte­mu di Liga Champions musim ini. Kedua tim akan memperebutkan ‘Si Kuping Besar’ dalam babak final di Olympiastadion, Berlin, Sabtu (6/6/2015).

Di seluruh kompetisi yang diikuti Barcelo­na musim ini, Messi, Suarez, dan Neymar total sudah membuat 120 gol. Khusus di Liga Cham­pions saja, trio itu punya koleksi 25 gol, dari total 28 yang dipunya The Catalans.

Di Eropa saat ini, tercatat cuma ada tiga klub yang punya jumlah gol lebih banyak dibanding Messi-Suarez-Neymar. Yang per­tama adalah Real Madrid dengan 162 gol, lalu Bayern Munich yang melesakkan 123 gol dan Paris Saint Germain yang total 122 kali menje­bol gawang lawan-lawannya.

Juventus sampai menjuarai Copa Italia seki­tar dua pekan lalu jumlah gol mereka baru 103. Dengan statistik seperti itu tak mengherankan kalau Michael Laudrup meragukan kemampuan Juventus menahan gempuran Barcelona sealam 90 menit. Laudrup, yang pernah memperkuat Juventus, Barcelona dan Real Madrid, mempre­diksikan anak didik Massimiliano Allegri akan lebih banyak menunggu dan bertahan karena mereka sangat baik dalam melakukannya.

Yang kemudian jadi masalah adalah absen­nya Giorgio Chiellini. Bek tengah andalan Ju­ventus itu mengalami cedera paha dan dipasti­kan absen di Berlin, Minggu (7/6/2015) dinihari WIB besok.

Apalagi Messi-Suarez-Neymar mencetak 10 gol terakhir Barcelona di Liga Champions (vs PSG dan Bayern Munich). Sementara itu Ney­mar juga makin subur di babak gugur dengan telah membuat enam gol – di mana dia tak per­nah absen menjebol gawang lawan dalam tiga pertandingan terakhir. Demikian dikutip dari Dailymail.