Juara

GARUDA biru berlatar bintang merah sudut delapan itu tampak gagah diantara pasukan khusus pengibar bendera. Meski tak perlu angkuh, sang garuda boleh berbangga saat ia mampu mengantarkan satrianya menuju puncak prestasi.

Oleh : RIFKY SETIADI
[email protected]

Paksa Dharma Satrya Muda atau biasa disebut Pasdasa Muda adalah pasukan khusus pengibar bendera dari SMA Negeri 10 Bogor yang didiri­kan pada 8 Agustus 2002, berlambang garuda biru dengan bintang merah sebagai latar. Lambang dan nama itu memberi makna perkasanya generasi muda dengan jiwa kesatria, siap mengabdi pada nusa dan bangsa.

Semangat itu dibuktikan oleh Rayhandika, ang­gota pasukan yang merupakan siswa kelas X IPS 1 yang lolos dalam seleksi capaska di tingkat Jawa Barat. Dengan segala kemampuan yang dimilikinya, putra dari Mulyadi dan Dina Rosdiana kelahiran Bogor, 20 Juni 1999 ini mampu berkompetisi dan maju se­bagai perwakilan Jawa Barat di tingkat nasi­onal untuk menjadi salah satu anggota Pa­sukan Pengibar Bendera di Istana Negara pada Agustus 2015 mendatang. “Saya merasa bangga dan bersyukur bisa membawa nama baik sekolah, nama baik Kota Bogor, sekaligus dipercaya membawa nama Jawa Barat,” ungkap Rayhan. Ia me­nuturkan, keberhasilan itu tak lepas dari dukungan banyak pihak, termasuk pasukan Pas­dasa Muda, sekolah dan Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kota Bogor.

Rayhan lolos setelah me­lalui seleksi bidang akademik, pengetahuan umum, psikotes, fisik dan kesehatan, hingga wawancara bahasa Inggris dan unjuk bakat. Komandan Ter­baik saat memimpin pasukan di SMPN 12 Bogor ini, rupanya memiliki juga keahlian karate, bermain gitar dan puisi Sunda. “Di karate, saya pernah menjadi Juara 3 Kumite dalam Kyojin Cup di SMA BBS 2014,” ungkapnya.

Sebagai induk, SMA Negeri 10 Bogor ikut menyokong dan mendukung peserta didiknya. Sekolah yang berada di Jl. Pinang Raya Kompleks Yasmin Sektor VI, Curug Mekar, Bogor ini ikut turun tangan memper­siapkan keberangkatan Ray­han agar meraih keberhasilan di Istana Negara. “Proses ini juga merupakan bagian dari pembe­lajaran. Karena itu, kami sangat mendukung nilai-nilai pembelajaran dalam kegiatan tersebut,” un­gkap Dra. Sri Eningsih, M.Pd, Pelaksana Tugas Kepala Sekolah SMA Negeri 10 Bogor. Bersama dengan guru-guru dan keluarga besar SMA negeri 10 Bogor, ia mempersiapkan dan mengawal Rayhan dengan berbagaicara. Mulai dari mengawasi persia­pan fisik, penampilan dan kerapihan, hingga kebutu­han gizi diperhatikan dengan baik.

Persiapan siswa menuju tingkat nasional ini juga merupakan salah satu keberhasilan Paskibra Sekolah Pasdasa Muda, salah satu ekstrakurikuler di SMA Negeri10 Bogor. Tak hanya itu, berbagai prestasi memang di­catat sekolah ini dari 19 ekskul yang dimiliki sekolah ini. Beberapa prestasi yang diraihnya baru-baru ini dianta­ranya Juara 1 Resensi Novel La Sastra 2014, Juara Umum 3 Lasastra, Juara 1 Basketball, Juara 3 Taekwondo KPM Cup, Juara 3 LKBB Lakban, Pembawa Baki Terbaik, Juara Terbaik 1 Sayembara Naskah, dan Juara 3 Pem­buat Naskah. Di tahun 2015 sekolah ini berhasil meraih Juara 3 Handball, Juara 1 BKC Tingkat Kota, Juara 1 Bola Besar LPI dan Pemain Terbaik LPI (Liga Pendidikan Indonesia) ke-6 tahun 2015.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Idar, S.Pd, mengungkapkan, berbagaiprestasi tersebut merupakan mo­tivasi bagi siswa dan siswi untuk melaku­kan pembelajaran lebih baik dan menemukan minat dan bakatnya. “Wadah ekskul menjadi tempat pengembangankarakter siswa. Ekskul merupakan cara efektif dalam pembentukan sikap, karak­ter dan prestasi siswa,” tegasnya.

Sementara, Mustika Lestari, S.Pd, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kehumasan mengutarakan, pencapaian prestasi itu berangkat dari faktor internal dan eksternal. Ia berharap semua elemen mendukung proses pembe­lajaran siswa menuju pendidikan yang berkualitas. “Ada faktor faktor yang dialami dan dihayati secara langsung siswa dan berpengaruh terhadap proses pembelajaran dalam pencapaian prestasi belajar, seperti sikap siswa terhadap belajar, motivasi belajar termasuk rasa per­caya diri siswa,” ungkapnya. Itulah sebabnya, para siswa dan siswi dianggap perlu mendapat dukungan besar dalam mencapai prestasi. Dukungan itu menjadi sayap bagi para satria muda SMA Negeri 10 Bogor agar makin kuat berkompetisi dan selalu siap menuju pun­cak yang perkasa.