20150531_141407

Meski operator lain sudah berlombalomba pamer teknologi 4G LTE (Long Term Evolution), Smartfren tampak santai melihat persaingan yang dilakukan para operator GSM. Bukan tidak tertarik, Smartfren justru tidak mau terburu-buru dan diam-diam sedang mematangkan 4G. “Kalau cuma beberapa BTS 4G saja yang dibangun, untuk apa kami launching. Kami tidak mau setengahsetengah,” ungkap Media Manager Planning & Sponsorship Smartfren, M Syawal Rawosi, kepada BOGOR TODAY, Minggu (31/5/2015).

Oleh : Apriyadi Hidayat
[email protected]

Baca Juga :  Frida Aulia Indonesia Tampil di Fashion Show  Launching Batik Khas Parepare

Diakui Syawal, migrasi 4G me­mang tengah menjadi fokus Smartfren. Namun pi­haknya ingin menunggu hingga jaringannya benar-benar siap untuk mengge­lar layanan koneksi inter­net cepat tersebut.

“Mungkin setelah leba­ran nanti kita baru akan hadirkan. Kita lebih ke persiapakan jaringan­nya dulu. Jika semuanya sudah ready, para peng­guna sudah betul-betul mendapat yang terbaik. Agar tidak kecewa,” kata Syawal di sebuah cafe di Jalan Raya Pajajaran, Kota Bogor.

Baca Juga :  Indocement Tunggal Prakarsa Tbk Kembali Raih Tiga Penghargaan Emas dalam ISDA 2021 Sekaligus

Dalam waktu dekat, kata Syawal, pihaknya malah akan meluncurkan device-nya terle­bih dahulu berupa smartphone yang masih akan mengguna­kan Andromax. “Bulan depan device akan kami luncurkan duluan. Masih gunakan An­dromax tapi lebih diperbaha­rui lagi teknologinya. Vendor yang akan bekerjasama dengan Haisense dan Haier. Perkiraan harganya tidak begitu jauh seki­tar Rp1 juta hingga Rp2 jutaan,” terangnya.

Halaman:
« 1 2 | Selanjutnya › » Semua