Untitled-14Di tengah perlambatan perekonomian naisonal, PT Lion Super Indo (supermarket Super Indo), justeru gencar melakukan ekspansi dengan menambah gerai. Terbaru, perusahaan ritel modern itu meresmikan secara serentak gerai di Bogor dan Tangerang, Jumat (12/6/2015). Dengan demikian, total gerai yang dimiliki Super Indo saat ini mencapai 125 unit yang penyebarannya terkonsenterasi di Pulau Jawa.

Oleh : Apriyadi Hidayat
[email protected]

Hingga pertengahan tahun ini Super Indo sudah menam­bah lima gerai baru dari rencana penamba­han 20 gerai anyar di 2015 ini. Di Bo­gor, Super Indo membuka gerai baru di kawasan Jalan Pahlawan No. 78, Bogor Selatan, Kota Bogor. Gerai Super Indo Pahlawan memang bukan gerai pertama yang dimilikinya di Kota Hujan. Sebelumnya, jaringan ri­tel internasional Delhaize Group dari Belgia ini telah hadir di Plaza Jembatan Merah dan Tajur Trade Mall.

“Ekspansi Ini bagian dari komitmen kami dalam mendekatkan diri dengan konsumen di mana pun. Kami melihat Bogor sangat memi­liki potensi pasar yang bagus, maka dari itu kami ingin terus memberikan produk terbaik juga,” ungkap Vice Presi­dent Operation Super Indo, Wirawan Winarto, kepada BO­GOR TODAY, kemarin.

Baca Juga :  Mendulang Rupiah Dari Produksi Kerupuk Asmin

Ia mengaku, perlambatan ekonomi yang tengah ter­jadi pada kuartal I/2015, juga dialami sektor ritel. Namun, hal tersebut tak menghalangkan niat peru­sahaan untuk melebarkan sayap-sayap bisnisnya. “Me­mang cukup berpengaruh. Semua sektor mengalami. Tapi kami normal saja dalam mengembangkan perusa­haan. Kebetulan kami punya pengelolaan management yang cukup baik sehingga tidak ada hambatan apapun untuk berinvestasi. Mungkin ada perusahaan yang ngerem sedikit karena perlamabatan ekonomi, kalau kami karena funfamental cukup baik jadi tidak akan terhalang,” be­bernya.

Terkait pembukaangerai di Bogor, Wirawan menilai Jalan Pahlawan merupakan salah satu kawasan strategis dan sesuai dengan segmen yang akan disasar Super Indo. “Seperti yang sudah diketahui, sebelumnya tem­pat ini memang milik Farmer Market. Lalu kami lakukan take over dan menyuguhkan konsep yang berbeda dengan yang mereka terapkan. Kami harap, konsep yang kami bawa ini bisa memberikan pengalaman berbelanja ber­beda untuk seluruh segmen,” jelasnya.

Pembeda gerai Super Indo lainnya dengan yang di Ja­lan Pahlawan, kata Wirawan, adalah dari sisi kenyamanan berbelanja. “Gerai Pahlawan lebih luas. Dan ini stand alone tidak menyatu dengan mall. Sehingga masyarakat semak­in mudah dalam melakukan akitivitas berbelanja, tinggal parkir, masuk, lalu pilih ba­rang sesuai kebutuhan,” tan­das dia.

Baca Juga :  LBH Konsumen Jakarta Dukung Menteri BUMN Gratiskan Toilet SPBU Seluruh Indonesia

Sementara itu, Depart­ment Head of Corporate Com­munication & Suistainability, Yuvlinda Susanta, menam­bahkan, Super Indo tetap konsisten sebagai sarana pe­nyerap produk-produk lokal serta menyughkan produk-produk yang segar.

“Lebih dari 50 persen produk kami adalah produk segar, seperti buah, sayur, daging, ayam, ikan, dan ke­butuhan lainnya. Produk-produk tersebut kami had­irkan karena kami melihat gerai Pahlawan ini sangat dekat dengan perumahan atau yang kami sebut dengan community market. Mereka biasanya berbelanja kebutu­han mingguan,” kata Vlinda.

Yang membedakan dengan peritel sejenis adalah dari sisi fasilitas layanan goreng atau bakar gratis untuk produk ikan. “Pesaing kita bukan han­ya supermarket, tapi minima­rket. Kompetisi membuat kita terpacu utnuk memberikan layanan yang terbaik. Salah satunya kami tuangkan dalam bentuk layanan goreng atau bakar ikan gratis. Jadi, sam­pai rumah bisa langsung ting­gal makan tanpa perlu repot membersihkan, membumbui dan membakar,” paparnya.

(Apriyadi Hidayat)