Untitled-12Buah Durian merupakan salah satu buah yang cukup populer di Indonesia. Meski banyak yang tidak suka, namun nyatanya banyak juga yang hobi mengonsumsi durian. Bahkan ada pula yang rela pergi jauh ke luar daerah hanya sekedar untuk hunting durian.

Oleh : Apriyadi Hidayat
[email protected]

Untuk mendapatkan durian ‘jatuhan’ (yang jatuh ke tanah atau matang di po­hon) tidak perlu pergi jauh-jauh ke Medan, Sumatera Utara, atau di Singkawang. Cukup berkunjung ke Bogor, tepatnya ke Warso Farm.

Terletak di Kampung Cihi­deung, Cipelang, Kabupaten Bogor, Warso Farm adalah perpaduan perkebunan dan restoran dengan menu utama durian monthong di lahan seluas 32 hektar. Soewarso Pawaka atau akrab dipanggil Pak Warso adalah pendiri seka­ligus pelopor agrowisata durian yang disebut-sebut baru per­tama kali ada di Indonesia ini.

Baca Juga :  Warga Miskin di Kabupaten Bogor Tumbuh Subur

Kawasan perkebunan du­rian di Warso Farm ditata menarik dan senantiasa ada pohon yang berbuah. Dengan wawasan agrowisata, kebun durian ini memang tidak sema­ta menjual buah durian, tetapi juga menjanjikan kebunnya sebagai areal wisata keluarga yang menyenangkan, sejuk, dan hijau. Dari jalan Desa Cihi­deung, amat mudah mengenali kebun durian ini karena di pin­tu gerbangnya dipasang replika durian berukuran sangat besar.

Berbagai varietas durian unggul asal lokal maupun dari luar negeri ditanam di Warso Farm. Kurang lebih ada 900 pohon durian dengan 7 varietas unggulan, seperti petruk, lay, sunan, tembaga, monthong, dan si mas. Si mas yang asli Bogor ini mempunyai daging kuning dan kenyal. Si mas ini disebut-sebut sebagai jenis du­rian favorit Presiden Soekarno.

Baca Juga :  Status PPKM Kota Bogor Berubah Level 2, Bima Siap Bantu Kabupaten Tuntaskan Vaksinasi

Selain membeli durian, pengunjung juga bisa belajar banyak tentang buah durian di sini. Pak Warso, atau asisten­nya, Buyung, dan belasan pegawai Warso Farm dengan senang hati membagi pengeta­huan mereka dalam merawat durian sampai menghasilkan buah berkualitas.

Tempat wisata ini dibuka setiap akhir pekan pukul 07.00- 17.00. Panen raya di Warso Farm dapat dinikmati setiap bulan Agustus-Oktober dan Januari-Maret.

Harga durian di restoran, kafe, dan di Warso Farm Rp 25.000-Rp 35.000 per kilo­gram (durian utuh dengan ku­lit). Bisa juga membeli durian yang sudah dikupas, per paket Rp 30.000-Rp 50.000.

(Apri/kps/*)