Untitled-17TAK HANYA fokus di bisnis utamanya, yakni menye­diakan layanan telekomu­nikasi, PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom), juga aktif dalam memberdayakan ekonomi kerakay­atan dengan menyalurkan dana bergulir yang bisa di­manfaatkan oleh pelaku Usaha Kecil dan Menen­gah (UKM). Di Bogor, Tel­kom telah menyalurkan dana miliaran rupiah pada Program Bina Lingkungan dengan merangkul banyak UKM binaan.

“Sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Tel­kom telah memegang komitmen untuk men­jalankan peran Good Cor­porate Citizenship melalui penyelenggaraan Program Kemitraan dengan UKM,” ungkap General Manager Telkom Bogor, Asep Karti­wan, kepada BOGOR TO­DAY.

Asep menambahkan, setiap tahunnya Telkom menyiapkan sejumlah dana bergulir yang bisa dinikmati UKM. “Bentukn­ya pinjaman bantuan lunak. Bunganya juga rendah dari perbankan. Kami juga siapkan pelatihan kewirausahaan dan banyak lagi programnya,” je­lasnya.

Asep juga mengajak para pelaku UKM yang memiliki konsep bisnis yang bagus na­mun tidak memiliki dana yang cukup untuk mengembangkan usaha, bisa datang ke Plasa Tel­kom di Jalan Raya Pajajaran, Kota Bogor. “UKM yang ingin mengajukan bisa datang ke Plasa Telkom. Syaratnya nanti dijelaskan oleh tim kami,” im­buhnya.

Baca Juga :  IHSG Dibuka Tertekan di Level 6.716

UKM Digital

Telkom juga terus mem­perluas program “Kampung UKM Digital” dengan target sebanyak 1 juta pelaku usaha terkoneksi dengan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) sampai dengan akhir ta­hun 2015.

“Kami yakin sebanyak 60 Kampung UKM Digital akan tergelar hingga akhir tahun 2015. Program ini sejalan den­gan komitmen Pemerintah memberdayakan para UKM sebagai penopang ekonomi nasional,” kata Direktur Enter­prise & Business Service Tel­kom, Muhammad Awaluddin, belum lama ini.

Salah satu Kampung UKM Digital yang baru saja dicanang­kan adalah Sentra Kaos Suci (SKOCI) Bandung, setelah se­belumnya diluncurkan di Kam­pung UKM Digital, Keranggan Kota Tangerang Selatan, dan Kampung UKM Digital Mojok­erto.

Inovasi Telkom dalam pe­luncuran program Kampung UKM Digital ini bagian dari pengembangan yang tengah berjalan yakni “Roadshow Pro­gram BAGUS Indonesia”, se­buah gerakan dalam membina aspirasi Satu Juta UKM di selu­ruh Indonesia.

Baca Juga :  IHSG Dibuka Tertekan di Level 6.716

“Konsep Kampung UKM Digital adalah bagaimana me­manfaatkan TIK secara kom­prehensif dan terintegrasi un­tuk mendukung proses bisnis di satu kampung atau area, sehingga para pebisnis yang ada semakin maju, mandiri dan modern,” tegas Awaluddin.

Peluncuran Program Kam­pung UKM Digital SKOCI merupakan kerjasama Telkom dengan Pemkot Bandung, PD Pasar Bandung Bermartabat, Kampus dan berbagai Komu­nitas UKM Bandung. “Kota Bandung terkenal sebagai pusat industri kreatif. Sentra Kaos Suci kental dan ekosis­tem bisnisnya lebih komplit serta memiliki 415 anggota yang berkumpul dalam satu area,” ujar Awaluddin.

Melalui program ini dihara­pkan pemasaran produk mau­pun proses bisnis bisa dilaku­kan secara “on-line” dengan memanfaatkan aplikasi yang disediakan Telkom, seperti BosToko, Jarvis-Store, blanja. com dan www.smartbisnis. co.id, maupun aplikasi terkait logistik, keuangan hingga SDM. “Dengan begitu, mata rantai bisnis anggota SKOCI dapat ter­integrasi penuh secara digital,” katanya.

(Apriyadi Hidayat)