3JIv6WhFCi

JAKARTA, Today – Pelatih interim timnas Indonesia, Pieter Huistra, akhirnya mengambil keputusan untuk membatalkan pelatnas timnya.

Sebelumnya, Huistra telah me­milih 25 pemain untuk dua laga awal Pra Piala Dunia 2018 melawan Cina Taipei (11/6) dan Irak (16/6).

Namun, lantaran adanya sanksi suspensi dari FIFA terha­dap Indonesia per tanggal 30 Mei lalu, semua rencana itu terpaksa dibatalkan. Menyusul, karena sanksi tersebut timnas tidak bisa berlaga pada kompetisi yang be­rada di bawah FIFA dan AFC.

“Sayang sekali, sepertinya pelatnas tidak bisa dihelat. Pada­hal sudah ada 25 pemain yang su­dah saya siapkan untuk menjalani latihan. Lantaran situasi seperti ini, saya hanya bisa katakan maaf kepada semua pemain,” ucap Huistra, seperti dilansir laman resmi PSSI.

Lebih lanjut, pelatih asal Belanda itu berharap kondisi persepakbolaan Indonesia saat ini tidak berlarut-larut. “Kasihan para pemain sepakbola Indonesia saat ini. Yang saya tahu dari pem­beritaan media, mereka (pemain) ada yang bermain sepakbola di kampung-kampung. Ada pula yang harus dikejar-kejar penagih utang dan menjual barang priba­di mereka. Miris rasanya,” tutur mantan pelatih Groningen FC itu.

Peluang timnas untuk berlaga di PPD 2018 masih ada, kalau saja empat syarat yang diminta FIFA agar sanksi itu dicabut bisa dipenuhi para pihak yang berseteru dalam hal ini Kemenpora dan PSSI. Itu dengan catatan, sanksi tersebut dicabut sebelum jadwal laga melawan Cina Tai­pei.

(Imam/net)