Untitled-17Hasil penelitian astronom dunia kembali mengejutkan jagad. Sebuah planet yang diyakini sangat mirip dengan Bumi telah ditemukan oleh para ahli astronomi Amerika Serikat. Planet ini lebih besar dari Bumi dan mengorbit pada sebuah bintang yang bersifat seperti matahari.

Oleh :  (Yuska Apitya Aji)

 PARA ahli astronomi menyebut ukuran planet ini 60 persen lebih besar dari bumi dan terletak se­jauh 1.400 tahun cahaya di rasi bintang Cygnus. Planet ini ditemu­kan oleh ahli astronomi meng­gunakan teleskop luar angkasa NASA, Kepler.

Planet ini juga mengorbit pada sebuah bintang yang me­miliki ukuran dan suhu nyaris sama seperti matahari. Hanya saja umurnya lebih tua. “Dalam pikiran saya, ini merupakan planet yang paling mirip Bumi yang pernah kita temukan,” tutur ahli astrono­mi AS Jon Jenkins yang bekerja sama dengan badan luar angkasa Ames Research Center di Moffett Field, Cal­ifornia, seperti di­lansir Reuters, Ju­mat (24/7/2015).

Baca Juga :  Kedapatan Melakukan Pungutan Liar, Petugas Dishub Gadungan Digaruk Polisi

Planet yang disebut sebagai ‘Kepler-452b’ ini mengorbit sebuah bintang berusia 6 miliar tahun. Sedangkan matahari di galaksi kita berusia 4,6 mil­iar tahun. “Sungguh mengagumkan untuk mem­bayangkan planet ini menghabiskan 6 miliar tahun di wilayah yang layak dihuni,” sebut Jenkins. “Itu memberikan waktu dan kesempatan yang cukup bagi keberadaan kehidupan di suatu lokasi di permu­kaan planet itu atau di lautannya, sama seperti syarat dan kondisi yang diperlukan untuk mendukung ke­hidupan di planet ini,” imbuhnya.

Kepler-452b berada di posisi yang sama dari bin­tang yang diorbitnya, sama seperti jarak Bumi dari matahari. Planet ini menyelesaikan orbit dalam wak­tu 385 hari, lebih lama dari Bumi yang menghabiskan 365 hari untuk satu kali orbit. Dengan jarak sejauh itu, diperkirakan suhu udara di permukaan planet Kepler-452b akan sesuai bagi keberadaan air, kondisi yang sangat kritis bagi kehidupan makhluk hidup.

Baca Juga :  Memprediksi Tren Fashion dan Potongan Rambut di 2022

Menurut ilmuwan Kepler NASA, Jeff Coughlin dari SETI Institute di Mountain View, California, para ilmuwan meyakini Kepler-452b memiliki permukaan yang berbatu sama seperti bumi. Namun teori ini hanya didasarkan pada analisis statistik dan com­puter modelling, bukan bukti langsung.

Jika teori ini benar, menurut Jenkins, maka massa Kepler-452b bisa mencapai lima kali lebih berat dari Bumi dan daya gravitasinya dua kali lebih kuat dari gravitasi Bumi. Planet ini juga memungkinkan me­miliki atmosfer yang tebal, langit penuh awan, dan gunung api aktif.

Sejauh ini, teleskop Kepler telah menemukan 1.030 planet terkonfirmasi dan mengidentifikasi 4.600 kandidat planet lain. Daftar tersebut termasuk 11 planet kembaran Bumi, di mana sembilan planet di antaranya mengorbit bintang seperti matahari, namun dengan suhu lebih dingin dan ukuran lebih kecil.