20071001_Lancer_Evolution_X-frontMitsubishi Lancer Evolution X akhirnya mencapai penghujung umur. Ditutup dengan seri Final Edition yang diproduksi dengan kuota terbatas

Oleh : Adilla Prasetyo Wibowo
[email protected]

Mitsubishi Motors Corporation men­gumumkan bahwa Lancer Evolution X edisi penutup sudah selesai diproduksi dengan kuota 1.000 unit. Mitsubishi juga sudah membuka pemesanan untuk Evo Final Edition tersebut.

Hebatnya, sedan legendaris performa tinggi ini langsung ban­jir peminat. Dari 1.000 unit yang diproduksi, Mitsubishi melaporkan hampir semuanya sudah menda­patkan pemesan. Para peminat me­mang sudah melakukan pre-order sejak April lalu.

Lancer Evolution adalah sedan sport flagship milik Mitsubishi. Ada 10 generasi yang sudah diciptakan, sejak generasi pertama dilahirkan pada 1992 silam, hingga Lancer Evo­lution X sebagai generasi terakhir.

Evo suskes menjadi jawara di banyak ajang reli bergengsi dunia, dan tentu saja di kejuaraan World Rally Championship (WRC). Evo memiliki andalan sistem 4WD dan sistem Active Yaw Control (AYC). Teknologi ini mampu membantu saat mobil berada dalam tikungan. Sistem elektronik akan mengenda­likan torsi khusus pada roda kiri dan kanan. Ini adalah teknologi tinggi yang sukses dikembangkan Mitsubishi.

Mitsubishi akhirnya men­gubah konsep perusahaan dengan mengembangkan dan menjual ken­daraan yang lebih ramah lingkun­gan. Mitsubishi pun memutuskan untuk mengakhiri produksi Lancer Evolution pada Maret 2014. Ini ada­lah akhir dari perjalanan panjang selama 23 tahun dan ditutup den­gan Final Edition Lancer Evolution.

Meskipun hanya 1.000 unit yang diproduksi, antusiasme luar biasa diberikan Mitsubishi dalam perancangannya. Evo akan men­dapat peningkatan performa yang apik pada mesin. Spesifikasi yang terungkap memiliki output maksi­mum 308 tk dan torsi maksimum 429 Nm. Angka itu naik 12,8 tk dan 7 Nm mdibandingkan dengan model konvensional.

Konsumen harus merogoh kocek sebesar 4.298.400 yen atau setara dengan Rp 467,7 juta buat membawa pulang model pamung­kas ini. “Meskipun sejarah Lancer Evolution akan berakhir, teknologi yang dikembangkan di dalamnya dan gen sporty Evo akan diterus­kan ke generasi berikut kendaraan Mitsubishi,” tulis Mitsubishi dalam situs resminya seperti dilansir Re­sponseJP, Sabtu (25/7/2015). (*)