BOGOR, Today – Para atlet Kota Bogor mulai gerah dengan lambatnya Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dalam mereal­isasikan janjinya untuk mem­berikan lapangan pekerjaan bagi para atlet berprestasi di Kota Bogor. Serta memberikan bantuan tempat tinggal yang layak bagi para atlet. Bahkan atlet mulai bimbang untuk tetap memperkuat Kota Hujan.

Menurut Muhammad Furqon, salah seoarang atlet angkat berat menyayangkan dengan janji Pemerintah Kota yang hingga kini belum ada titik terang untuk direalisasi­kan. “Saya beberapa tahun lalu sempat terpikir untuk men­gundurkan diri, namun urung. Mungkin kelak ada pekerjaan yang layak untuk para atlet ber­prestasi,” katanya.

Dirinya mengungkapkan bahwa lambannya realisasi janji bakal berdampak pada raihan medali di Pekan Olahraga Dae­rah Jawa Barat (Porda Jabar) XIII/2018 mendatang. “Kalau masih lamban seperti ini, saya takutnya akan banyak atlet yang hengkang. Kalau pun masih ada yang tetap tinggal, tidak akan sepenuh hati,” ujarnya.

Baca Juga :  Pesan Taksi Online, Perempuan 19 Tahun Malah Jadi Korban Penculikan

Atlet yang pernah menjadi juara dunia pada tahun 2013, serta peraih emas pada Porda 2014 lalu ini meminta para atlet yang hingga kini belum mendapat pekerjaan untuk tetap bersabar. Ia juga berharap, Pemerintah Kota Bogor agar se­cepatnya mewujudkan janji.

“Kita juga tidak bisa ber­buat banyak, namun untuk saya sendiri tidak akan terlalu ber­harap lebih. Saya ingin teman-teman atlet yang hingga kini belum mendapatkan pekerjaan yang layak bisa segera direal­isasikan pemkot, karena sudah pasti akan berdampak besar nantinya jika janji yang pernah diucapkan tidak kunjung di­penuhi,” jelasnya.

Baca Juga :  Bogor Today Mobile Legends Tournament Resmi Berakhir, Squad 747 Sabet Juara 1

Ketua Umum KONI Kota Bogor, Basuki juga pernah me­nyampaikan permasalahan atlet terkait pekerjaan, tidak bisa dianggap sepele. Akan ada dampak penurunan prestasi jika tuntutan para atlet ini tidak di­penuhi.

“KONI tidak mungkin bisa memberikan lapangan peker­jaan kepada para atlet. Ini akan berdampak jika Pemerintah Kota Bogor lamban merespon keinginan para atlet, karena bukan hal yang tidak mungkin, para atlet andal Kota Bogor ke­luar, dan membela daerah lain,” kata Basuki.

(Adilla Prasetyo Wibowo)